Bobby Lianto Apresiasi Kerjasama Regional Bali-NTB-NTT : KADIN Siap Dukung

Labuan Bajo, KabarTerkiniNews.co.id – Bertempat di Gedung ITDC The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) regional antara Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tema “Merajut Kembali Persaudaraan Sunda Kecil.”

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. (Cand) Bobby Lianto, M.M., MBA., hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua APINDO NTT Bobby Pitoby serta Wakil Ketua Umum Bidang Hukum KADIN NTT, Francisco Bessie

Bacaan Lainnya

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai asosiasi dunia usaha, di antaranya HIPMI NTT, ASITA, PHRI, HPI, dan APTRINDO, sebagai bentuk dukungan terhadap kerja sama regional yang dicanangkan oleh tiga gubernur, yakni Gubernur Bali, NTB, dan NTT.

Bobby Lianto menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang diambil oleh ketiga gubernur tersebut.

Ia menegaskan bahwa KADIN NTT mendukung penuh kerja sama ini dan akan segera bergerak menjalankan sejumlah program, salah satunya melalui pelaksanaan misi dagang. Misi ini akan mempertemukan para pengusaha di bawah naungan KADIN dari ketiga provinsi.

“Kami akan melakukan misi dagang ke Bali dan NTB, dan sebaliknya pengusaha dari Bali dan NTB juga akan datang ke NTT. Ini menjadi titik awal perkenalan antardaerah sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah,” ujarnya. Kamis (30/1/2026).

Menurut Bobby, dalam dunia usaha para pengusaha harus datang langsung ke daerah tujuan untuk melihat, mendengar, dan memahami potensi yang ada.

Dengan demikian, naluri dan peluang dagang dapat berkembang secara alami. Ke depan, akan dirumuskan berbagai konsep kerja sama yang saling mendukung antar tiga wilayah regional tersebut.

Ia juga berharap adanya kebijakan-kebijakan khusus antarprovinsi yang dapat membuka peluang bisnis baru, baik dalam perdagangan maupun pengembangan industri hilirisasi.

Saat ini, KADIN NTT telah melakukan beberapa pendekatan melalui pertemuan dengan KADIN NTB dan KADIN Bali, di antaranya terkait suplai pohon sengon dari Pulau Sumba, Flores, dan Timor untuk kebutuhan industri tripleks di Lombok.

Selain itu, kerja sama di sektor pariwisata juga tengah dijajaki, seperti pengembangan trip wisata berbasis sea tourism menggunakan kapal pinisi maupun kapal antarpulau yang menghubungkan Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

Berbagai bentuk kerja sama lainnya juga akan dikembangkan, diawali dengan pelaksanaan misi dagang untuk mempelajari kebutuhan serta potensi masing-masing daerah.

Adapun lima pilar utama yang menjadi fokus dalam PKS ini meliputi: 1).Konektivitas dan transportasi udara, laut, dan darat, 2).Pariwisata dan ekonomi kreatif, 3).Energi terbarukan, 4). Perdagangan dan ekspor, 5). Perencanaan pembangunan yang bersinergi.

Dengan adanya PKS ini, Bobby Lianto berharap kerja sama regional dapat mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap Pulau Jawa. Melalui sinergi antartiga provinsi, diharapkan perputaran ekonomi dapat tumbuh secara merata dan saling mendukung.

Setiap provinsi memiliki potensi dan keunggulan strategis, termasuk NTT yang tidak hanya memiliki Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan, tetapi juga posisi strategis Pulau Timor sebagai pintu gerbang selatan menuju Timor Leste dan Australia.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *