Nenek Warga Jogonalan Sempat Hilang, Ditemukan Meninggal didalam Sumur, Tim Sar Klaten Turun tangan

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang nenek, inisial Y (87) warga Dusun Lusah, Desa Gondangan, Kecamatan Jogonalan, Klaten ditemukan meninggal di dalam sumur. Korban sebelumnya hilang sehari pergi dari rumahnya.

Menurut keterangan, Nurjanto (35) cucu korban menjelaskan, Neneknya sempat hilang, setelah pamit Jalan jalan pada Jumat (30/01) Siang keluar rumah Lalu tidak kembali dan keluarga dan warga mencari.

Bacaan Lainnya

” Kemarin itu sempat hilang lalu dicari bareng bareng, kemana mana tidak ketemu. Pergi dari rumah ibu saya itu kemarin siang,” Tuturnya.

Korban ditemukan, lanjut Janto, oleh warga saat ikut melakukan pencarian, warga mencari di lokasi kejadian, mendapati korban sudah terbujur kaku didalam sumur. Warga lalu melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan Aparat terkait.

” Tadi simbah ditemukan oleh Pak Supardi, waktu ikut mencari korban, setelah diketahui pak Supardi telfun keluarga kami, dan perangkat desa, ” Terangnya.

Kapolsek Jogonalan, AKP Suhardi, saat ditemui dilokasi kejadian menjelaskan, Proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan, yang sebelumnya aparat kepolisian menghubungi Tim Sar.

” Korban ditemukan pada pukul 06.00, lalu Dievakuasi bersama Damkar, BPBD, SAR beserta Muspika Jogonalan,” Terang Suhardi.

Setelah berhasil dilakukan evakuasi, Sambung Suhardi, korban dibawa kerumah milik anaknya, lalu di lakukan visum oleh tim medis. Dari hasil visul yang dilakukan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

” Setelah di pemeriksa fokter Puskesmas Jogonalan dinyatakan tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan selanjutnya keluarga menerima dan membawa pulang jenazah untuk dimakamkan,” Pungkasnya.

Wadanops SAR Klaten, Arfan menyatakan kedalaman dari bibir sumur sekitar 8 meter. Korban dievakuasi dengan teknik vertikal rescue. Proses evakuasi berlangsung selama 45 menit tanpa kendala.

“Kita evakuasi dengan vertikal rescue, kami turunkan seorang rescuer untuk memposisikan tubuh korban kemudian kita tarik. Kondisi sudah meninggal karena pergi sudah sejak kemarin,” papar Arfan

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *