Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Fenomena meningkatnya kasus overweight dan obesitas di kalangan remaja menjadi perhatian serius berbagai pihak. Menyikapi hal tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan bertajuk “Optimalisasi Kualitas Hidup Remaja dengan Overweight dan Obesitas melalui Model Intervensi Psikoedukasi dan Promosi Aktivitas Fisik Berbasis Sekolah.”
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 6–7 April 2026, di aula gedung Rumah Sakit AMC Yogyakarta, dengan melibatkan para perawat serta guru tingkat SMA di Kota Yogyakarta sebagai peserta utama.
Koordinator program, Bambang Edi Susyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya angka obesitas di kalangan pelajar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas hidup remaja di masa depan.
“Obesitas pada remaja saat ini terus meningkat. Karena itu, kami membekali para guru dan perawat untuk mampu mengenali gejala sejak dini. Selain itu, peserta juga dilatih mengukur kualitas hidup remaja sebagai bagian dari upaya intervensi yang lebih komprehensif,” ujarnya.
Tim pengabdian masyarakat ini juga melibatkan sejumlah anggota, di antaranya Dyah Ayu Shinta Lesmanawati, Muhammad Arif Rizqi, Putri Nurul Hidayati, serta Adlina Karimina Nurul Husna.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak obesitas terhadap kehidupan remaja, termasuk risiko kesehatan jangka panjang serta persoalan sosial seperti keterbatasan aktivitas dan potensi bullying di lingkungan sekolah.
“Remaja dengan kecenderungan overweight sering kali menghadapi tekanan sosial, mulai dari keterbatasan aktivitas hingga stigma negatif dari lingkungan. Ini tentu berpengaruh terhadap kesehatan mental mereka,” tambah Bambang.
Melalui kegiatan ini, para perawat dan guru diharapkan mampu melakukan asesmen awal ketika menemukan remaja dengan kecenderungan overweight maupun obesitas, baik di lingkungan sekolah maupun fasilitas layanan kesehatan.
Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini bersifat menyeluruh, menggabungkan aspek medis dan psikologis. Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi kesehatan sekaligus psikologi, guna memperkuat kemampuan dalam melakukan intervensi yang tepat.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menekan angka obesitas remaja di Yogyakarta, sekaligus meningkatkan kualitas hidup generasi muda melalui pendekatan edukatif dan promotif berbasis sekolah.
Dhani







