Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Siapa bilang kegiatan pengkaderan organisasi harus kaku dan memisahkan kader dari keluarga? Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Kecamatan Dukun membuktikan sebaliknya. Melalui Darul Arqom I yang dikemas unik ala camping dan family gathering di Weong Education Banyubiru, mereka mencetak kader militan tanpa mengorbankan keharmonisan rumah tangga.
Suasana malam di lokasi perkemahan PCNA Kecamatan Dukun terasa hangat dan penuh tawa pada Sabtu-Minggu (4-5 Juli 2026 / 19-20 Muharram 1448 H). Bukan hanya karena hangatnya api unggun atau aroma daging bakar saat sesi grilling malam, tetapi juga karena antusiasme para peserta Darul Arqom Nasyiatul ‘Aisyiyah I yang hadir bersama suami dan anak-anak.
Kegiatan bertema “Perempuan Muda Tangguh, Dukun Berdaya Menuju Militansi Kader Berkemajuan” ini menjadi gebrakan segar dalam dunia perkaderan Muhammadiyah.
Mengusung konsep semi-outdoor dengan menginap di tenda camp, acara ini dirancang khusus untuk mengakomodasi realitas peserta yang mayoritas adalah ibu muda.
Inovasi: Kaderisasi Tanpa Mengabaikan Peran Ibu
Ketua PCNA Kecamatan Dukun Fatihatul Hasanah menegaskan bahwa pendekatan ini disengaja. Ia menyadari tantangan terbesar perempuan muda dalam berorganisasi adalah membagi waktu antara amanah persyarikatan dan tanggung jawab domestik.
“Darul Arqom bukan sekadar agenda rutinitas. Ini adalah ruang pembentukan karakter dan militansi,” ujarnya.
“Dengan mengizinkan anggota keluarga ikut serta dan difasilitasi aktivitas bersama seperti nge-grill, kami memastikan para ibu bisa fokus belajar tanpa rasa cemas meninggalkan anak atau suami. Di sinilah ranah perkaderan keluarga diimplementasikan secara nyata.”
Konsep ini terbukti efektif. Para peserta tidak hanya mendapatkan penguatan ideologi Muhammadiyah, kepemimpinan, dan pengembangan karakter, tetapi juga merasakan dukungan penuh dari keluarga mereka dalam berdakwah dan berorganisasi.
Sinergi Lintas Sektor Dukung Kaderisasi
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kolaborasi apik berbagai pihak. Humas PCNA Dukun, Ajeng Ngesti, mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh mitra yang telah berkontribusi, mulai dari Lazismu Kabupaten Magelang, BTM AMMAN, Mentari Outbound, hingga lembaga pendidikan seperti SMK Muhammadiyah Dukun dan SD Mitra Dukun.
Dukungan juga mengalir dari sektor usaha lokal seperti Toko Pertanian Anik, CV Fahri Barokah, BMT Berdikari, dan UFUK. Sinergi ini menunjukkan bahwa gerakan kaderisasi perempuan di Dukun didukung oleh ekosistem masyarakat yang solid.
Lahirnya Agen Perubahan Berkemajuan
Tujuan utama dari Darul Arqom I ini membentuk perempuan muda tangguh, berkemajuan, dan berkemanfaatan untuk Umat.
Melalui pembinaan intensif selama dua hari, PCNA Dukun berharap dapat melahirkan generasi kader yang memiliki pemahaman ideologi Islam berkemajuan yang kokoh, berjiwa pemimpin dan adaptif terhadap perubahan zaman. Mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat dan Tetap harmonis dalam menjalankan peran sebagai istri dan ibu.
Dengan model pengkaderan yang humanis dan inklusif ini, PCNA Kecamatan Dukun optimis dapat menciptakan militansi kader yang berkelanjutan. Perempuan-perempuan tangguh ini kelak akan membawa nilai-nilai Islam berkemajuan ke setiap sudut kehidupan, membuktikan bahwa kemajuan persyarikatan berjalan beriringan dengan kebahagiaan keluarga.
Nurul Abadi








