Paskah Karanganyar 2026: Saat Perbedaan Melebur dalam Aksi Nyata “Sesarengan Mbangun Karanganyar”

foto : Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam Perayaan Paskah Tahun 2026 yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, BUMN, BUMD, badan usaha, serta masyarakat umum. Jumat (10/3/26)

Karanganyar. Kabarterkininews.co.id

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Perayaan Paskah Tahun 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 1.000 tamu undangan yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, BUMN, BUMD, badan usaha, hingga masyarakat umum.

Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, perayaan ini menekankan pentingnya pembaruan diri, penguatan nilai kemanusiaan, serta mempererat kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Perayaan Paskah 2026 di Karanganyar tak sekadar menjadi momen keagamaan, tetapi menghadirkan potret kuat bagaimana toleransi hidup dan bekerja nyata di tengah masyarakat, perayaan ini menonjolkan praktik nyata toleransi antarumat beragama.

Dalam momentum tersebut, umat Muslim turut ambil bagian dalam pengamanan jalannya ibadah. Sebaliknya, saat perayaan Idulfitri, umat Nasrani juga berperan dalam menjaga keamanan.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., mengapresiasi kondisi tersebut sebagai cerminan hidupnya semangat “Sesarengan Mbangun Karanganyar” di tengah masyarakat.

“Makna kebersamaan ini sangat luar biasa. Ini bukan sekadar simbol, tapi benar-benar dijalankan. Kita saling menjaga, saling mendukung,” ujarnya.

Menurutnya, praktik saling menjaga ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman, damai, dan harmonis. Ia pun berharap nilai toleransi ini terus dipelihara dan ditingkatkan.

“Dengan menjunjung tinggi toleransi, Karanganyar akan tetap adem ayem dan persatuan dalam keberagaman bisa terus terjaga,” tambahnya.

Perayaan ini pun menjadi bukti bahwa harmoni sosial bukan hanya wacana, melainkan bisa tumbuh dari tindakan sederhana: hadir, menjaga, dan saling menghormati. Sebuah energi bersama yang memperkuat komitmen membangun Karanganyar sebagai daerah yang inklusif dan penuh toleransi.

Iwan Iswanda

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *