Pertama Kali, INSTIPER Luluskan 50 Mahasiswa Penerima Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit

Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id  – Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta mewisuda 292 mahasiswa program sarjana dan pascasarjana di Grha INSTIPER, Sabtu (22/5/2026). Dari jumlah itu, 50 wisudawan merupakan penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Ini menjadi kali pertama INSTIPER meluluskan wisudawan dari program tersebut. Beasiswa itu adalah sebuah program strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dari 50 wisudawan tersebut, 26 orang berasal dari minat studi Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS) dan 24 orang wisudawan dari minat studi Sarjana Manajemen Bisnis Perkebunan (SMBP). Mereka telah menyelesaikan studi dengan waktu studi selama 3,7 tahun dan IPK rata-rata sebesar 3,77.

Dari 292 wisudawan, sebanyak 147 lulusan atau sekitar 50% berhasil meraih predikat cumlaude. Selain itu, sebanyak 24% lulusan telah diterima bekerja sebelum pelaksanaan wisuda.

Hal ini menunjukkan tingginya daya saing lulusan INSTIPER di dunia kerja. Pendeknya waktu tunggu lulusan untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri tidak lepas dari kurikulum pembelajaran di INSTIPER yang sengaja mengadopsi materi di dunia industri ke dalam materi pembelajaran sehingga gap antara dunia kampus dan dunia industri dapat diminimalkan.

Mahasiswa INSTIPER juga disiapkan masuk dunia kerja dengan dididik melalui INSTIPER Academy yang ada serta melalui kegiatan praktek lapang dan magang di perusahaan. Melalui mekanisme ini mahasiswa memiliki bekal tidak hanya teori namun juga telah mendapatkan gambaran dunia kerja serta sudah belajar bekerja saat magang.

Beberapa mahasiswa yang telah diterima bekerja saat wisuda ada yang diterima di perusahaan melalui golden ticket dari perusahaan mitra kerja INSTIPER. Golden ticket yang mereka peroleh setelah selesai magang karena mampu mengikuti kegiatan magang dengan baik dan memiliki kemampuan menjadi seorang staf seperti menjadi asisten kebun.

Lulusan yang telah memiliki golden ticket akan diterima di perusahaan tersebut tanpa perlu melalui proses seleksi lagi. Selain itu kerjasama beasiswa ikatan dinas di INSTIPER dari perusahaan mitra pemberi beasiswa akan memberikan kesempatan bagi lulusannya untuk langsung bekerja setelah lulus.

Terdapat 125 wisudawan penerima beasiswa yang berhasil menyelesaikan studinya terdiri dari PT. Asian Agri sebanyak 5 orang, PT. Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP) sebanyak 46 orang, KIP Kuliah sebanyak 13 orang, PT. Toba Pulp Lestari (PT. TPL) sebanyak 5 orang, 4 orang merupakan penerima beasiswa Pemda Nias Selatan.

Rektor INSTIPER Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, capaian akademik dan keberhasilan lulusan memasuki dunia kerja menjadi bukti komitmen INSTIPER dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan global bahkan selama ini lulusan INSTIPER dikenal cepat terserap ke dunia kerja.

“Rata-rata waktu tunggu lulusan INSTIPER kurang dari 6 bulan setelah lulus,” kata Harsawardana.

Bahkan dalam wisuda kali ini tercatat 24% lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana sudah diterima bekerja sebelum 1 bulan mereka dinyatakan lulus atau sesaat setelah yudisium.

“INSTIPER berkomitmen untuk menjaga kepercayaan dari mitra kerja perusahaan yang telah mempercayai INSTIPER untuk mendidik calon staf perusahaannya. INSTIPER juga berterima kasih kepada stakeholder lain seperti BPDP, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, serta Pemerintah Daerah yang selalu mendukung kami. Kami selalu berusaha meningkatkan kualitas pendidikan di INSTIPER salah satunya dengan melakukan transformasi pendidikan yang telah diluncurkan pada Dies Natalis tahun 2025,” jelasnya.

Pada wisuda periode ini, wisudawan terbaik dari program Sarjana diraih oleh Fadli Alamsyah, SP. dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97. Pada Program Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan diraih oleh Villania Sari, S.P., M.Si dengan IPK 3,98 dengan masa studi 1 tahun 6 bulan.

Muhammad Fadli Alamsyah menyampaikan, selama menempuh pendidikan di INSTIPER ia memiliki kesan sangat mendalam. Ia merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar INSTIPER.

“Suasana akademik yang mendukung, bimbingan dosen yang penuh dedikasi, serta lingkungan kampus yang hangat telah memberikan bekal yang sangat berharga bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen, keluarga, sahabat, dan seluruh civitas akademika yang selalu memberikan dukungan dan motivasi. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta dunia industri,” ujarnya.

INSTIPER terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi, khususnya di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, dan teknologi pertanian. Melalui penguatan kurikulum, kolaborasi industri, serta pengembangan kompetensi mahasiswa, INSTIPER berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang membawa inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan
bangsa.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan, Eddy Abdurrachman pada menyampaikan komitmennya mencetak generasi unggul di industri kelapa sawit.

“BPDP berkomitmen untuk meningkatkan SDM di industri kelapa sawit di bidang pendidikan melalui beasiswa, pelatihan, dan juga riset. Kami juga terus meningkatkan jumlah penerima beasiswa SDM PKS sehingga dapat mengisi kebutuhan SDM berkompeten di industri kelapa sawit,” terangnya.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Kementerian Pertanian, Dr. Iim Mucharam, Sp., MP. menyampaikan selamat kepada INSTIPER Yogyakarta yang telah berhasil meluluskan mahasiswa penerima beasiswa SDM PKS angkatan pertama.

“Kepada para wisudawan, aplikasikan ilmu yang telah kalian peroleh di kuliah dengan berkontribusi nyata pada industri perkebunan di Indonesia,” ucapnya.

Perwakilan mitra kerja perusahaan pemberi beasiswa ikatan dinas dari Asian Agri Group dan PT. RAPP juga hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan wisuda kali ini. Sambutan dari Asian Agri Group disampaikan oleh Jimmy Chen selaku Manager L&D Asian Agri Group, sedangkan sambutan dari PT. RAPP disampaikan oleh Bumantara Gani selaku Talent Management Program Manager PT. RAPP.

Kehadiran para mitra kerja perusahaan pada wisuda ini merupakan bukti nyata pengakuan pihak industri terhadap kompetensi INSTIPER Yogyakarta. Keberadaan mitra juga menjadi penting karena akan menyerap lulusan INSTIPER

Andri Tiyo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *