Sumarwati Bongkar Jalur Resmi Lowongan Kerja dan Warning Keras Soal Rekrutmen Bodong

Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id — Harapan baru bagi generasi muda di Kabupaten Pekalongan kembali dibuka lebar. Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumarwati, turun langsung menyosialisasikan peluang kerja sekaligus membongkar mekanisme resmi rekrutmen tenaga kerja agar anak muda tidak terjebak penipuan lowongan kerja berkedok calo.

Kegiatan penyebarluasan informasi ketenagakerjaan itu digelar di PKBM Ki Hajar Dewantara, Jumat (22/5/2026), bekerja sama dengan dinas terkait dan diikuti pelajar, lulusan SMA/SMK, hingga sarjana muda.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Sumarwati menegaskan pentingnya literasi informasi kerja di kalangan generasi muda. Menurutnya, masih banyak pencari kerja yang belum memahami jalur resmi untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang valid dan aman.

“Ini supaya mereka tahu persis di mana mencari informasi peluang kerja dan bagaimana mekanisme serta prosedurnya, supaya jelas dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Sumarwati.

Ia menyebut pemerintah sebenarnya telah menyediakan berbagai kanal resmi pencarian kerja, salah satunya platform “Ayo Kerja” yang dikelola dinas tenaga kerja di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Informasi ini sangat dibutuhkan oleh mereka. Di platform tersebut sudah lengkap ditampilkan berbagai peluang kerja,” tambahnya.

Sumarwati berharap para peserta tidak hanya memahami informasi yang diberikan, tetapi juga ikut menyebarluaskan kepada masyarakat luas. Menurutnya, kebutuhan akses informasi kerja di kalangan anak muda Pekalongan masih sangat tinggi.

Sementara itu, Pengantar Kerja dari Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Fitria Sedjati, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja.

Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen di PT Hardases Abadi Indonesia tidak dipungut biaya apa pun. “Kalau ada yang menawarkan pekerjaan dan meminta bayaran, itu kami pastikan adalah oknum,” tegas Fitria.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan hanya mengakses informasi lowongan kerja melalui saluran resmi pemerintah, termasuk layanan WhatsApp milik dinas terkait.

“Itu satu-satunya informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan terkait lowongan pekerjaan,” jelasnya. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Imah, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait dunia kerja dan pengembangan kemampuan diri.

“Saya jadi tahu kalau di Pekalongan tidak hanya pabrik sepatu, tapi ada banyak perusahaan lain yang bisa dilamar. Selain itu, ada juga platform magang untuk menambah soft skill dan portofolio,” ungkapnya.

Ia berharap informasi tersebut dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperluas peluang mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Semoga saya bisa mencari informasi lebih luas lagi dan memperbaiki CV agar mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak,” pungkasnya.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *