BNPB Lakukan Monitoring Bantuan Pascabencana Banjir Longsor di Magelang

Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Tim Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB melakukan monitoring pemasangan bantuan pipa air bersih bagi tujuh desa terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 dan 8 April 2026.

Sebagai informasi telah terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Magelang pada awal Maret 2026, yang mengakibatkan korban jiwa, kerugian harta benda, kerusakan sarana prasarana umum, dan dampak sosial ekonomi.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang mengalami kerusakan parah pada kejadian bencana tersebut adalah rusaknya jaringan air bersih sepanjang 39,8 km yang berada di tujuh desa.

Berdasarkan kajicepat dan pendataan yang dilakukan saat itu, diperlukan perbaikan pipa air bersih. BNPB pun memberikan bantuan tersebut dan bantuan tibai di Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Minggu (29/3).

Bantuan Pipa yang sudah tiba selanjutnya didistribusikan ke desa terdampak yaitu Desa Paten, Desa Sumber, Desa Sengi, Desa Keningar, Desa Wates, Desa Krinjing, dan Desa Sewukan. Pemasangan pipa dilaksanakan secara swadaya masyarakat dibawah komando Kepala Desa masing-masing.

Progres pemasangan pipa sudah terpasang sebesar 80 %. Masih terdapat 20% pipa yang akan dipasang pada 9-12 April 2026, sehingga target seluruhnya dapat selesai dipasang pada minggu ini.

Sebagian besar pipa yang sudah terpasang sudah dapat mengalirkan air bersih dari sumber mata air ke bak penampungan dan selanjutnya didistribusikan ke warga desa.

Dari hasil monitoring bersama perwakilan kepala desa, masyarakat menyampaikan apresiasi atas bantuan pipa yang diberikan BNPB karena sangat bermanfaat untuk kebutuhan air bersih masyarakat seperti masak, minum, mandi, dan mencuci di rumah.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan pipa tersebut, BPBD Kabupaten Magelang saat ini juga sedang mengusulkan dukungan pembangunan bak penangkap air ke Provinsi Jawa Tengah agar debit air pipa yang terpasang dapat lebih banyak dan aman.

Dengan adanya berbagai dukungan dan kolaborasi yang baik dari pusat, provinsi, OPD daerah, dan masyarakat lokal, seluruh kerusakan pipa air bersih masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan. Sehingga Pemerintah Kabupaten Magelang dapat beralih ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi untuk perbaikan sektor lain yang terdampak.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *