Kapolresta Surakarta Bersama Forkopimda Turun Langsung Tinjau dan Tangani Banjir Luapan Bengawan Solo di Joyotakan

Forkominda Surakarta , Pantai Langsung dampak luapan Sungai Bengawan Solo di wilayah Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Rabu (15/04/2026). Fransiskus Praseto

SOLO Kabarterkininews.co.id- Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. bersama Walikota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H., serta Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, S.I.K., M.H. turun langsung ke lapangan guna meninjau sekaligus melakukan penanganan terhadap genangan air akibat luapan Sungai Bengawan Solo di wilayah Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Rabu (15/04/2026).

Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah dan aparat keamanan dalam menghadapi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Surakarta.

Diketahui, luapan air terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Solo Raya sejak malam hari, sehingga menyebabkan debit air Sungai Bengawan Solo meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga serta ruas jalan.

Dampak dari luapan tersebut tidak hanya dirasakan di wilayah Serengan, namun juga meluas ke beberapa kecamatan lain seperti Laweyan dan Pasar Kliwon. Genangan air yang cukup tinggi mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat, termasuk arus lalu lintas di sejumlah titik.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Kapolresta Surakarta bersama Wakapolresta tampak sigap turun langsung membantu masyarakat. Selain melakukan pengecekan kondisi wilayah terdampak, keduanya juga terlibat aktif dalam pengaturan arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso, Joyotakan, guna mencegah kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintasi genangan air.

Tidak hanya itu, Kapolresta dan jajaran juga turut membantu mendorong kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengalami mogok akibat nekat melintasi banjir. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat di tengah kondisi darurat.

Di lokasi yang sama, Wakapolresta Surakarta bersama personel Satuan Samapta dan Seksi Propam juga terlihat membantu evakuasi warga, khususnya bagi mereka yang hendak menyeberangi genangan air. Dengan menggunakan perahu karet milik Polresta Surakarta, petugas dengan sigap mengantarkan warga menuju tempat yang lebih aman, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan sebanyak 160 personel gabungan dari Polresta Surakarta dan Polsek jajaran untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta membantu proses evakuasi dan penanganan dampak banjir.

“Kami menerjunkan 160 personel gabungan untuk membantu masyarakat, baik dalam pengaturan arus lalu lintas, evakuasi warga, maupun pengamanan di lokasi terdampak banjir. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolresta juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi. Ia juga meminta warga untuk tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang cukup dalam demi keselamatan.

Dengan sinergitas antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan penanganan banjir di wilayah Surakarta dapat berjalan dengan cepat dan efektif, serta mampu meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Fransiskus Prasetyo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *