Video : Heru Warsito
Karanganyar – Suasana memanas terjadi di kawasan Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Senin (20/4/2026) pagi. Ratusan massa yang menggelar aksi unjuk rasa terlibat dorong-dorongan dengan aparat kepolisian hingga akhirnya dipukul mundur menggunakan water cannon dan gas air mata.
Namun, peristiwa tersebut bukanlah kejadian sebenarnya, melainkan bagian dari simulasi dalam Latihan Kesiapan Satuan yang digelar Polres Karanganyar.
Latihan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.35 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, serta diikuti oleh jajaran personel Polres dan Polsek, unsur TNI, serta instansi terkait lainnya.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai tahapan penanganan aksi unjuk rasa. Mulai dari situasi aman, meningkat, hingga kondisi darurat ketika massa bertindak anarkis.
Awalnya, aksi berjalan damai dan ditangani melalui pendekatan negosiasi oleh petugas. Namun situasi kemudian memanas setelah muncul provokasi dari kelompok tertentu, yang memicu kericuhan.
Petugas Dalmas pun diterjunkan untuk membentuk barikade dan mengendalikan massa. Ketika kondisi semakin tidak terkendali, kendaraan taktis water cannon dikerahkan untuk membubarkan massa.
Pada tahap puncak, aparat juga menggunakan gas air mata untuk memukul mundur massa, sekaligus mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai provokator.
Tak hanya itu, simulasi juga mencakup evakuasi korban, pemadaman api, hingga sterilisasi lokasi menggunakan unit K9, sebelum situasi kembali dinyatakan aman dan kondusif.
Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, mengatakan latihan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang dapat berujung konflik sosial.
“Latihan ini untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi potensi gangguan kamtibmas, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dalam pengendalian massa, seluruh personel harus tetap berpedoman pada prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
Melalui latihan ini, Polres Karanganyar menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, dengan mengedepankan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta pendekatan humanis dalam setiap penanganan situasi di lapangan.
Penulis: Redaksi KabarterkiniNews







