Polres Klaten gelar E-Sport Cup IV Turnamen Freefire

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Kapolres Klaten E-Sport Cup IV Free Fire sukses digelar sebagai wadah pembinaan bakat dan pengembangan karakter generasi muda. Turnamen yang berlangsung di Aula Satya Haprabu Polres Klaten tersebut diikuti 216 peserta dari 54 tim dan berlangsung meriah dengan persaingan ketat hingga babak final, Minggu (07/06)

Kegiatan yang diselenggarakan Polres Klaten melalui Satbinmas ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi gim daring, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar mampu menyalurkan minat dan potensinya ke arah yang positif, kreatif, dan berprestasi.

Bacaan Lainnya

Kapolres Klaten mengatakan perkembangan teknologi dan transformasi digital telah menjadikan e-sport sebagai salah satu ruang pengembangan potensi generasi muda yang patut mendapat perhatian dan dukungan.

“Turnamen ini merupakan langkah positif untuk menyalurkan minat dan potensi generasi muda.” katanya.

Menurut Kapolres, kompetisi semacam ini tidak hanya mengasah kemampuan bermain gim, tetapi juga membentuk karakter peserta melalui semangat sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan tanggung jawab. Karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menjadikan turnamen sebagai sarana belajar dan mengembangkan diri.

“Jadikan setiap pertandingan sebagai ruang untuk mengasah kemampuan dan membangun mental juara.” Tuturnya.

Selain pembinaan prestasi, Polres Klaten juga memanfaatkan turnamen tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada kalangan generasi muda. Peserta diajak menjadi pelopor ketertiban serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Hindari penggunaan knalpot brong maupun perilaku lain yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.” Imbuhnya.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari sikap dan karakter yang ditunjukkan selama pertandingan berlangsung.”Menang maupun kalah adalah bagian dari pertandingan.” Pungkasnya.

 

Setelah melalui rangkaian pertandingan mulai dari babak penyisihan, semifinal hingga grand final, Tim AIM PETOT berhasil keluar sebagai juara pertama dengan perolehan 89 poin. Tim tersebut berhak membawa pulang trofi, uang pembinaan sebesar Rp2 juta, serta satu unit telepon genggam.

Posisi kedua diraih Tim Jinggle Academ dengan 68 poin yang memperoleh trofi, uang pembinaan Rp1,5 juta dan satu unit telepon genggam. Sementara posisi ketiga ditempati Tim Sirenz dengan 53 poin yang mendapatkan trofi, uang pembinaan Rp1 juta dan satu unit telepon genggam. Adapun juara harapan pertama diraih Tim Aku Sih Cuex dengan 42 poin dan berhak atas uang pembinaan Rp500 ribu serta satu unit telepon genggam.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *