PKBI Kota Kupang Gelar Hari Anak Nasional 2026 : Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan

Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Kota Kupang periode 2026–2027 menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Jumat (24/7/2026) pagi, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Sekretariat Daerah Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, S.H., yang mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Turut hadir Kepala Lapas Kelas II Anak, Lukas Laksana Frans, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kupang, Evelyn Venita Francis, serta ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak jenjang PAUD hingga SMA se-Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

Direktur Eksekutif PKBI Kota Kupang, Maria Lidwina Ratna Srijuwita, mengatakan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi bersama mengenai sejauh mana masyarakat telah memberikan ruang yang aman dan mendukung bagi tumbuh kembang anak.

“Dalam momen ini saya mengajak kita semua untuk merefleksikan diri, apakah kita sudah memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang atau justru sebaliknya. Sebagai organisasi, PKBI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan dan melindungi hak-hak anak,” ujarnya.

Menurut Maria, masa depan anak ditentukan oleh berbagai keputusan yang diambil hari ini. Ia mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi anak-anak, mulai dari kekerasan, diskriminasi, hingga keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan yang ramah anak.

Karena itu, PKBI terus mendorong terciptanya ruang yang aman bagi seluruh anak tanpa membedakan latar belakang maupun kemampuan mereka. Selain itu, organisasi tersebut juga berupaya menghadirkan edukasi dan layanan kesehatan yang ramah anak dan remaja agar generasi muda dapat tumbuh sehat secara fisik, mental, maupun sosial.

Maria juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan pendapat, berkreasi, dan terlibat dalam berbagai keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.

“Kalian adalah bintang-bintang dan harapan masa depan. Teruslah bermimpi, belajar dengan gembira dan berani menggapai cita-cita. Kami bersama pemerintah, orang tua, dan seluruh masyarakat akan terus mendampingi, melindungi, serta mendukung setiap langkah kalian,” pesannya kepada anak-anak yang hadir.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, khususnya Wali Kota Kupang, atas dukungan terhadap berbagai program perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kota Kupang.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, S.H., menegaskan bahwa cara masyarakat memperlakukan anak-anak hari ini akan menentukan wajah Kota Kupang pada masa mendatang.

“Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak dicintai, dilindungi, didengar, dan diberikan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas,” katanya.

Ia mengatakan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” mengandung makna bahwa masa depan tidak dibangun ketika anak-anak telah dewasa, melainkan dimulai sejak hari ini melalui keluarga, sekolah, lingkungan, dan seluruh orang dewasa yang hadir dalam kehidupan mereka.

Ignasius memberikan apresiasi kepada PKBI Cabang Kota Kupang yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat ketahanan keluarga, memberikan edukasi, melindungi hak-hak anak, serta membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun besarnya investasi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

“Ukuran keberhasilan sebuah kota ditentukan oleh apakah anak-anaknya tumbuh sehat, percaya diri, bebas dari segala bentuk kekerasan, serta memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita. Pembangunan manusia selalu dimulai dari keluarga yang kuat dan anak-anak yang bahagia,” ungkapnya.

Kepada anak-anak, Ignasius berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, serta memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijaksana.

“Kalian bukan hanya harapan keluarga, tetapi juga harapan Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Indonesia,” pesannya.

Ia juga mengajak para orang tua, guru, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Mari kita hadir bukan hanya ketika anak-anak berhasil, tetapi juga ketika mereka sedang bertumbuh, belajar, bahkan ketika mereka melakukan kesalahan. Anak-anak tidak membutuhkan orang dewasa yang sempurna, tetapi orang dewasa yang mau mendampingi mereka,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ignasius menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus membangun Kota Kupang sebagai rumah bersama yang inklusif, sehat, aman, dan memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

“Selamat memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026. Mari kita sayangi anak-anak, lindungi hak-haknya, dan bersama-sama membangun masa depan Kota Kupang melalui harapan, semangat, dan mimpi anak-anak kita,” pungkasnya.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *