Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Mandala Krida Expo #3 yang akan digelar pada 26 Juni hingga 12 Juli 2026 tidak hanya diproyeksikan sebagai ajang hiburan dan pameran UMKM, tetapi juga sebagai wadah pengembangan kreativitas masyarakat Yogyakarta, khususnya generasi muda.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik penyelenggaraan event tersebut. Menurutnya, momentum liburan sekolah harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak dan pelajar untuk belajar, berkreasi, dan menunjukkan potensinya.
“Mandala Krida Expo bukan sekadar tempat hiburan saat liburan sekolah, tetapi menjadi panggung kreativitas bagi anak-anak, pelajar, komunitas, dan masyarakat untuk menampilkan karya, bakat, serta inovasi terbaiknya,” ujarnya.
Hasto berharap kegiatan tersebut dapat melibatkan berbagai unsur pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK sehingga mampu menghadirkan suasana yang edukatif sekaligus inspiratif bagi masyarakat.
Selain menjadi ruang ekspresi kreativitas, Mandala Krida Expo juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang nyata melalui keterlibatan para pelaku UMKM. Dengan semakin banyak masyarakat yang datang, peluang usaha bagi pedagang lokal pun akan semakin terbuka.
Dukungan juga datang dari GKR Mangkubumi. Menurutnya, expo tersebut dapat menjadi etalase kreativitas sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
“Yogyakarta dikenal sebagai kota kreatif. Karena itu Mandala Krida Expo diharapkan menjadi etalase yang menampilkan semangat, ide, dan karya kreatif masyarakat Jogja dari berbagai kalangan,” tuturnya.
Ia berharap penyelenggaraan expo mampu menggairahkan perekonomian pelaku usaha kecil dan menengah sekaligus menghadirkan alternatif wisata belanja dan hiburan yang menarik bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, menilai pelaksanaan expo yang bertepatan dengan masa liburan sekolah menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman positif di luar lingkungan sekolah.
“Momentum liburan sekolah harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif. Mandala Krida Expo dapat menjadi wahana bagi generasi muda untuk belajar, berekspresi, dan menunjukkan kreativitas mereka kepada masyarakat luas,” katanya.
Dengan mengusung tagline “Jogja Menyala, Jogja Istimewa”, Mandala Krida Expo #3 diharapkan menjadi panggung besar yang mempertemukan kreativitas, edukasi, budaya, dan ekonomi dalam satu perhelatan yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat Yogyakarta.
Dhani








