Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Tim DVI Polda Jawa Tengah, Minggu (5/7) sore tiba di kamar jenazah RSUD Kraton Pekalongan, untuk menggelar outopsi jasad pemuda bernama daniel faza yang ditemukan meninggal tak wajar pada minggu pagi. Hasilnya, korban dipastikan meninggal akibat luka sobek atau sayatan pada leher.
Dari hasil outopsi, petugas tidak menemukan luka lainnya kecuali luka sobek pada leher korban yang mematikan dengan panjang 12 centimeter dengan kedalaman lebih dari 3 centimeter. Selain itu, luka sayatan juga memanjang dan beraturan, diduga menggunakan benda yang sangat tajam.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf menyebut, untuk memperdalam kasus ini pihaknya juga kembali melakukan olah tempat kejadian perkara hingga dua kali, untuk mencari barang bukti atau petunjuk lainnya. Penyidik juga sudah meminta keterangan dari kakak korban yang tinggal serumah dan menemukan korban pertama kalinya.
Meninggalnya pemuda yang berprofesi sebagai anak buah kapal atau ABK ini menggegerkan warga Kebonsari kecamatan Karangdadap kabupaten Pekalongan pada Minggu pagi. Korban ditemukan meninggal dengan luka sayatan dileher, setelah sebelumnya menemui sejumlah orang diteras rumahnya pada sabtu malam.
Kermit








