Lanal Labuan Bajo dan Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Perairan Pulau Kelor

Labuan Bajo, KabarTerkiniNews.co.id – Pangkalan TNI AL (Lanal) Labuan Bajo menunjukkan respons cepat dalam operasi Search and Rescue (SAR) terhadap musibah tenggelamnya dua wisatawan asal Tiongkok di perairan Pulau Kelor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Setelah menerima informasi kejadian, Lanal Labuan Bajo segera mengerahkan personel dan tim penyelam untuk bergabung dalam Tim SAR Penyelam Gabungan bersama Pos SAR Labuan Bajo dan P3KOM. Operasi penyelaman dipimpin oleh Danunit Intel Lanal Labuan Bajo, Lettu Laut (S) Y. Lamek Koranglawang yang merupakan salah satu Instruktur Scuba Schools International (SSI).

Bacaan Lainnya

Sebelum penyelaman dilaksanakan, tim melakukan briefing, pengecekan peralatan, pemetaan lokasi, serta analisis arus laut untuk menentukan titik pencarian. Pada pukul 16.02 WITA, tim mulai melakukan entry dive di lokasi kejadian.

Berkat koordinasi yang baik dan profesionalisme para penyelam, pada pukul 16.20 WITA korban kedua berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 23 meter dalam kondisi meninggal dunia. Korban selanjutnya dievakuasi ke permukaan sesuai prosedur keselamatan penyelaman, kemudian dibawa menggunakan RBB SAR menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

Sebelumnya, korban pertama telah ditemukan oleh tim gabungan dan sempat mendapatkan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR kemudian kembali ke satuannya masing-masing.

Pada Kesempatan ini Komnadan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, Psc(j) mengatakan Keterlibatan Prajurit Lanal Labuan Bajo dalam operasi ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan TNI AL dalam mendukung operasi kemanusiaan serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan di wilayah perairan Labuan Bajo.

” Prajurit kami siap siaga mendukung operasi kemanusiaan kapanpun dan dimanapun, serta memberi perlindungan bagi warga masyarakat,” ujar Danlanal, Jumat (18/7/2026).

Apa yang dilakukan prajurit TNI AL ini dalam operasi keselamatan dan kemanusiaan ini, sejalan dengan komitmen Dankodaeral VII Kupang, Laksma TNI Joni Sudianto, untuk terus melindungi masyarakat melalui berbagai operasi keamanan, penegakan hukum di laut, operasi kemanusiaan dan bakti sosial di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *