Brebes, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang anak buah kapal (ABK) KMN Berkah Jaya TB GT 29 Nomor 550/Db meninggal dunia setelah terjatuh ke laut saat kapal berada di Perairan Laut Jawa. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 23.05 WIB di koordinat 4°54’8.00″ LS dan 111°34’1.00″ BT.
Korban diketahui bernama Suherman (23), warga Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Kasat Polairud Polres Brebes AKP Arifin Teguh Widodo, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan nakhoda dan sejumlah saksi, kejadian bermula saat KMN Berkah Jaya TB selesai membuang jangkar di Perairan Laut Jawa. Beberapa saat kemudian, nakhoda mendengar suara seseorang meminta pertolongan.
“Saat dilakukan pengecekan dari anjungan kapal, nakhoda melihat korban berada di laut sambil melambaikan tangan. Nakhoda kemudian langsung memerintahkan seluruh ABK untuk melakukan upaya penyelamatan,” ujar AKP Arifin, Rabu (22/07).
Korban berhasil dievakuasi dan dinaikkan kembali ke atas kapal. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban sudah tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia.
Selanjutnya nakhoda melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal dan memutuskan kembali menuju Pelabuhan Perikanan Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes dengan membawa jenazah korban.
Pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, kapal tiba dan sandar di Pelabuhan Perikanan Kluwut. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kluwut untuk dilakukan pemeriksaan medis.
“Hasil pemeriksaan tenaga medis tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata AKP Arifin.
Dalam proses penanganan kejadian tersebut, Satpolairud Polres Brebes berkoordinasi dengan berbagai unsur, di antaranya Pos TNI AL Kluwut, Basarnas, PMI Kabupaten Brebes, Pemerintah Desa Kluwut, HNSI Kabupaten Brebes, Ketua Nelayan Desa Kluwut, masyarakat, serta keluarga korban.
AKP Arifin menambahkan bahwa Satpolairud Polres Brebes telah melakukan serangkaian langkah kepolisian berupa menerima laporan, meminta keterangan dari nakhoda dan para saksi, serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait.
“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, peristiwa ini diduga merupakan kecelakaan laut akibat korban terjatuh ke laut. Meski demikian, kami tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta dalam kejadian tersebut,” jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh nakhoda dan ABK agar selalu mengutamakan keselamatan kerja selama berada di laut, meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di atas kapal, serta menggunakan perlengkapan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
KabarTerkiniNews.co.id








