Boyolali, KabarTerkiniNews.co.id – Gudang penampungan limbah rongsok milik Yayasan Arsada Media Umat di Dukuh Tempursari RT 04 RW 03, Desa Tempursari, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (29/7/2026) siang. Kobaran api yang cepat membesar akibat tiupan angin kencang nyaris merambat ke sebuah bangunan joglo milik yayasan yang berada tepat di samping gudang.
Peristiwa kebakaran bermula sekitar pukul 12.30 WIB. Salah seorang saksi, Reza Azi Nadjari, melihat kobaran api muncul di bagian luar gudang penampungan limbah rongsok. Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang dilakukan pada Sabtu lalu dan belum sepenuhnya padam. Melihat kobaran api terus membesar, Reza langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi lainnya, Maryani.
Selanjutnya, laporan diteruskan kepada pelapor, Alan Aditya Hariadi, yang kemudian menghubungi Polsek Sambi. Petugas kepolisian segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Boyolali untuk melakukan penanganan.
Tumpukan limbah rongsok yang didominasi material mudah terbakar, seperti plastik, membuat api dengan cepat meluas. Kobaran api juga sempat membakar rumpun bambu di sekitar lokasi sehingga memperbesar titik api.
Warga bersama personel Polsek Sambi dan Koramil Sambi berupaya menahan laju api menggunakan peralatan seadanya agar tidak merambat ke bangunan joglo milik yayasan. Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, dibantu satu unit truk tangki milik BPBD Kabupaten Boyolali untuk menyuplai kebutuhan air selama proses pemadaman.
Banyaknya material yang mudah terbakar membuat petugas harus berjibaku selama lebih dari satu setengah jam. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api baru benar-benar dipastikan padam sekitar pukul 15.30 WIB.
Kapolsek Sambi, AKP Maryanto, mengatakan kebakaran diduga dipicu bara api sisa pembakaran sampah yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Bara yang masih tersisa kembali menyala saat tertiup angin kencang, kemudian merembet ke tumpukan limbah rongsok yang sedianya akan dikirim ke tempat daur ulang.
«”Kejadian ini terjadi karena api dari sisa pembakaran sampah yang notabene masih menyala dan merembet ke arah gudang. Kurang lebih kerugian sekitar Rp50 juta. Kami melaksanakan bantuan pemadaman bersama BPBD dan Koramil Sambi. Alhamdulillah api sudah padam dengan lancar. Objek yang terbakar adalah sampah, plastik, dan rongsok yang nantinya akan didaur ulang,” ujar AKP Maryanto.»
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan joglo milik Yayasan Arsada Media Umat.
Memasuki musim kemarau, petugas mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan lokasi pembakaran sampah sebelum api benar-benar padam guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar.
Taufik Irvani








