Pemerintah egaskan Dana Bencana Tak Terbatas, Dukungan Armada Udara dan Logistik Darat Terus Diperkuat

Palangka Raya, KabarTerkiniNews.co.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., meluruskan isu terkait penyesuaian anggaran pemerintah pusat dan memastikan bahwa dana penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh Indonesia tidak mengalami pengurangan.

Hal tersebut ditegaskan usai memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Jumat (11/9).

Bacaan Lainnya

Suharyanto menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah hanya berlaku pada belanja operasional rutin instansi, seperti perjalanan dinas dan konsumsi rapat.

Sementara untuk penanggulangan bencana, pemerintah pusat memberikan dukungan penuh tanpa batasan nominal sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Anggaran untuk penanganan bencana itu tidak ada batasnya. Kebijakan efisiensi itu untuk belanja rutin kantor atau perjalanan dinas. Namun untuk operasional bencana, apa pun yang dibutuhkan di lapangan, kita kerja dulu dan seluruhnya didukung penuh oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan,” tegas Suharyanto.

Sebagai bukti konkret dukungan anggaran tak terbatas tersebut, BNPB memobilisasi armada udara untuk mendukung operasi pemadaman dan pencegahan di wilayah Kalimantan Tengah.

Satgas Udara disiagakan dengan sejumlah unit water bombing berstatus standby dan serviceable, meliputi Kamov KA-32AO (UR-CSM), SA330J PUMA (N-814AR), Sikorsky S-61N (C-FIZA), serta AS 332L Super Puma (C-FPUM).

Sementara itu, pemeliharaan rutin terus dilakukan pada unit patroli AS350B3 (PK-KIA) dan water bombing Blackhawk EH-60A (ZK-HKU). Untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pesawat C206B EX (PK-FPU) milik BNPB bersama CASA (A-2103) dari Kementerian Lingkungan Hidup telah dikerahkan masing-masing 1 sortie menyasar area strategis seperti Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, hingga Kota Palangka Raya.

Di sektor darat, BNPB juga menyalurkan penebalan bantuan logistik dan peralatan taktis secara spesifik untuk empat daerah prioritas, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas.

Masing-masing wilayah tersebut menerima alokasi bantuan berupa 30 rol selang lempar 1,5 inchi, 5 unit nozzle jet 1,5 inchi, 5 unit konektor Y 1,5 inchi, 5 unit adaptor 1,5 inchi dan 2 unit mesin pompa khusus sumur bor, serta 300 box masker untuk perlindungan personel dan masyarakat. Penebalan ini memastikan seluruh kebutuhan teknis Satgas Darat terpenuhi secara maksimal di tengah tantangan penguluran jaringan selang yang kian jauh dari sumber air.

Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *