Plt Bupati Pekalongan Ajak Seluruh Elemen Bersatu Wujudkan Kajen Bangkit, HUT ke-81 RI

Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia (RI) yang bertepatan atau beriringan dengan Hari Jadi Ke-404 Kabupaten Pekalongan menjadi spirit dan refleksi bersama untuk meneruskan perjuangan para pahlawan, ulama, dan pemimpin pendahulu.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dalam acara Resepsi Peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI yang digelar di Pendopo Bupati Pekalongan di Kajen, Senin (17/08/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa tema nasional HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, telah diterjemahkan ke dalam tema Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan, yaitu “Kajen Bangkit, Satukan Hati Bangun Negeri”. “Tema ini menggambarkan semangat seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, tokoh agama, hingga generasi muda untuk bangkit bersama mewujudkan pembangunan yang inklusif. Kita jadikan Kajen sebagai pusat pemerintahan, pelayanan publik, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan,” tegas Sukirman.

Lebih lanjut, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan Makmur.

“Mari sama-sama kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang adil, Indonesia yang makmur, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, di bidang masing-masing, pengabdian masyarakat, sebagai satu ideologi yang kita cita-citakan bersama, sebagai satu harapan yang kita cita-citakan bersama,” ujar Sukirman.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para sesepuh, pinisepuh, tokoh masyarakat, pejuang kemerdekaan dan pembangunan, serta para veteran yang telah memberikan pengorbanan sehingga generasi saat ini dapat menikmati kemerdekaan. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan yang telah menghadiahkan kepada kami nikmat kemerdekaan. Ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkarya dan memajukan bangsa Indonesia,” katanya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Pekalongan berkesempatan menyerahkan sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan kepada Paskibraka, penghargaan Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) tingkat Kabupaten Pekalongan, serta penghargaan Festival Pemuda Kabupaten Pekalongan Tahun 2026. Festival Pemuda meliputi berbagai cabang lomba, yakni solo vokal, teknologi perangkat lunak, melukis, kuliner, video inovasi, fashion show, sesorah, pidato Bahasa Inggris, pembacaan UUD 1945, karya ilmiah, orasi kebangsaan, dan menari.

Sementara itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan turut menyampaikan pandangannya mengenai makna kemerdekaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Conny Novita Sahetapy Engel, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi merupakan amanah yang harus dijaga dan diisi melalui kinerja, integritas, serta pengabdian.

“Dengan penuh syukur dan bangga ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, kita sudah merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Tentunya kemerdekaan ini bukan hanya suatu warisan sejarah, tetapi kemerdekaan ini adalah suatu amanah bagi kita semua,” tuturnya.

Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, S.H., menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan proklamator, tetapi juga sebagai kesempatan melakukan refleksi terhadap perjalanan bangsa selama 81 tahun.

“Tentunya hal yang sangat-sangat kita perlukan adalah bagaimana kita merajut kebhinekaan, bagaimana kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi kita dapat kesempatan yang sudah dirintis oleh pendahulu-pendahulu kita. Dengan kemerdekaan ini kita bisa belajar, kita bisa berkarya, kita bisa bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing,” katanya.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa memaknai angka 81 pada hari kemerdekaan Indonesia tahun ini sebagai simbol semangat keberlanjutan. Menurutnya, angka delapan yang tidak terputus menggambarkan kesinambungan dan persatuan, sedangkan angka satu menggambarkan satu tekad dan satu tujuan untuk membawa Kabupaten Pekalongan menjadi lebih maju dan Sejahtera. “Tugas kita hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan, tapi bagaimana kita bisa menjaga, mengisi, merawat, dan tentunya memberikan warisan kepada generasi ke depannya,” tegasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, menekankan terkait nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan harus ditarik dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu nilai terpenting, menurutnya, adalah persatuan dan kesatuan.

Abdul Munir kemudian mengajak seluruh masyarakat menanamkan nilai cinta tanah air, gotong royong, serta kerja sama dalam kebaikan. “Polres, Kejaksaan, Kodim, semua masyarakat—dokter, tukang sayur, kontraktor, semua lapisan masyarakat, LSM, wartawan—bareng-bareng gotong royong membangun Kabupaten Pekalongan. Dilihat dari fungsi dan tugasnya masing-masing. Jangan saling menghantam,” tegasnya.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *