CPNS Pemerintah Surakarta Dapat Arahan dari Wakil Wali Kota

Suraarta, KabarTerkiniNews.co.id – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan pengarahan kepada peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Surakarta angkatan 2025 di Pusdiktop, Senin (13/4).

Dalam arahannya, Astrid menekankan bahwa para CPNS yang berasal dari generasi muda dan berbagai perangkat daerah harus mampu bergerak cepat dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja. Menurutnya, Kota Solo telah dikenal luas di Indonesia berkat berbagai prestasi yang telah diraih dalam waktu panjang, sehingga membutuhkan aparatur yang sigap dan responsif.

Bacaan Lainnya

“Kota Solo ini menjadi pusat berbagai kegiatan dan pembangunan. Maka sebagai CPNS, harus bisa segera beradaptasi di tempat kerja masing-masing dan langsung berkolaborasi dalam satu kesatuan Pemkot Surakarta,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempertahankan berbagai capaian prestasi yang telah diraih Kota Solo selama ini.

Selain itu, Astrid mengajak seluruh peserta untuk menghilangkan stigma negatif yang masih melekat di masyarakat terhadap aparatur sipil negara. Menurutnya, ASN di lingkungan Pemkot Surakarta harus mampu menunjukkan kinerja yang profesional dan total dalam memberikan pelayanan.

“Kita hilangkan stigma negatif bahwa PNS tidak bekerja maksimal. Justru kita harus buktikan bahwa ASN Pemkot Surakarta mampu bekerja cepat, tepat, dan total dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan Latsar ini, Astrid berharap para CPNS dapat membentuk karakter yang kuat, baik secara mental maupun kepribadian, sehingga siap menghadapi tantangan dalam dunia birokrasi.

Sebagai informasi, Latsar CPNS merupakan tahapan wajib yang harus diikuti sebelum seorang CPNS diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kompetensi dasar ASN yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Pelaksanaan Latsar umumnya terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pembelajaran klasikal (in class), pembelajaran mandiri dan praktik lapangan (off class), hingga penyusunan dan implementasi proyek aktualisasi atau inovasi di unit kerja masing-masing.

Melalui rangkaian tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai dasar ASN dalam praktik kerja sehari-hari.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *