Video : Heru Warsito
Sragen, Kabarterkininews.co.id – Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional, SMA Science Plus Baitul Qur’an Boarding School menghadirkan suasana berbeda melalui rangkaian kegiatan upacara sekaligus peluncuran buku karya siswa.
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan siswa yang berbaris rapi di halaman sekolah. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya nilai kedisiplinan yang selama ini diterapkan dalam sistem pendidikan berbasis boarding school di sekolah tersebut.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan peluncuran buku antologi berjudul Antara Aba-aba dan Doa. Buku setebal ratusan halaman ini merupakan karya siswa kelas sepuluh yang berisi kumpulan cerita pengalaman mereka selama menjalani pendidikan di lingkungan asrama.
Dalam buku tersebut, para siswa menuliskan berbagai pengalaman, mulai dari latihan disiplin melalui program KASTRAD, proses pembentukan karakter, hingga perjalanan batin sebagai santri yang hidup jauh dari keluarga. Cerita-cerita tersebut menggambarkan dinamika kehidupan nyata yang tidak hanya menuntut kekuatan fisik, tetapi juga ketahanan mental dan spiritual.
Direktur sekolah, Prof. DR Sudir, menyampaikan bahwa buku ini menjadi wadah ekspresi bagi siswa untuk menuangkan pengalaman mereka secara lebih mendalam. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik.
Sementara itu, salah satu siswa, Wildan Silfa Maulana, mengungkapkan bahwa proses penulisan buku ini menjadi pengalaman berharga. Ia bersama teman-temannya dapat merekam perjalanan selama menjalani pendidikan sekaligus membagikannya kepada publik.
Momentum Hari Pendidikan Nasional kali ini dimaknai berbeda oleh para siswa. Melalui buku ini, mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar memahami diri, lingkungan, dan makna pendidikan itu sendiri.
Peluncuran buku ini menjadi simbol bahwa pendidikan dapat dihidupkan melalui karya nyata, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda mampu berkontribusi melalui tulisan yang sarat makna dan pengalaman.
Heru Warsito







