Dua Remaja Terluka Parah di Jembatan Setembok Pekalongan, Usai Dikejar Sekelompok Remaja

Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id  – Malam di kawasan Krapyak Lor, Kota Pekalongan, mendadak berubah mencekam. Dua remaja mengalami luka parah setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh dan terseret belasan meter di Jembatan Setembok, Senin (7/9) malam.

Peristiwa tersebut diduga bermula ketika kedua korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat menuju timur. Di belakang mereka, terdapat rombongan yang terdiri dari empat sepeda motor dengan sembilan orang remaja yang diduga tengah mengejar keduanya. Situasi semakin menegangkan ketika dua kelompok tersebut kemudian berbalik arah dan kembali melintasi jembatan.

Bacaan Lainnya

Namun, nahas terjadi. Sepeda motor yang ditumpangi kedua korban tiba-tiba kehilangan kendali hingga terjatuh. Kendaraan tersebut bahkan disebut terseret sejauh belasan meter di atas aspal.

Satu korban mengalami luka parah dan terdiam di badan jalan. Sementara korban lainnya dilaporkan nekat melompat dari atas jembatan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan memberikan pertolongan kepada kedua korban. Sementara itu, rombongan remaja yang diduga mengejar korban justru langsung meninggalkan lokasi dan melarikan diri.

Polisi Bergerak, CCTV Diburu

Informasi mengenai dua remaja yang terluka tersebut kemudian diterima petugas kepolisian. Personel Polsek Pekalongan Utara bersama anggota Satreskrim dan Samapta Polres Pekalongan Kota langsung mendatangi Rumah Sakit Budi Rahayu untuk memastikan kondisi kedua korban.

Setelah itu, petugas bergerak menuju lokasi kejadian di Jembatan Setembok Krapyak Lor guna melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan informasi dari masyarakat.

Hingga kini, identitas kedua korban belum diketahui secara pasti. Keduanya masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Polisi juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut, termasuk dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Rekaman kamera pengawas diharapkan dapat mengungkap siapa saja yang berada di belakang kedua korban sebelum kecelakaan terjadi, sekaligus memastikan apakah benar terdapat aksi pengejaran oleh sekelompok remaja.

Apakah insiden tersebut murni kecelakaan karena korban kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi, atau memang terjadi aksi pengejaran yang berujung pada kecelakaan? Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *