KLATEN, Kabarterkininews.co.id – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam septictank sedalam sekitar lima meter, Kamis malam.
Korban diketahui bernama Risa Dwiyanti (32). Ia diduga terjatuh ke dalam septictank yang tiba-tiba longsor saat beraktivitas di dapur rumahnya.
Peristiwa nahas tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban yang langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu kemudian mengundang perhatian keluarga dan warga sekitar.
Kepala Desa Sedayu, Sri Kuatno, mengatakan bahwa kakak korban yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada perangkat desa untuk ditindaklanjuti.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung berkoordinasi dengan tim SAR dan instansi terkait untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari relawan, BPBD, dan pemadam kebakaran Kabupaten Klaten langsung diterjunkan ke lokasi. Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah.
Komandan SAR Kabupaten Klaten, Irwan Santosa, menjelaskan bahwa kondisi septictank yang sudah rapuh menjadi salah satu kendala utama dalam proses penyelamatan.
“Diduga struktur tanah di sekitar septictank sudah tergerus air, sehingga mudah longsor. Korban terperosok hingga kedalaman sekitar lima meter,” jelasnya.
Petugas harus memindahkan material tanah yang menimbun korban secara bertahap. Proses evakuasi pun berlangsung cukup lama dan penuh kehati-hatian untuk menghindari longsor susulan.
Setelah upaya selama kurang lebih lima jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada tim medis dan pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan visum.
Rencananya, korban akan dimakamkan pada Jumat siang di kampung halamannya.
Prabowo Aji






