Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-34 Tahun 2026 di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten resmi ditutup melalui upacara yang digelar di kawasan Umbul Brondong, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten. Selasa (04/08)
Dalam amanatnya, Mayor Inf Basuki menegaskan bahwa pelaksanaan KBMKB merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI bersama pemerintah daerah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga desa.
“Program KBMKB bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.” Tegasnya.
Dilanjut Mayor Inf Basuki Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Klaten, Polri dan masyarakat tersebut menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan desa melalui program fisik maupun nonfisik.
” Keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan wilayah,” ujar Mayor Inf Basuki.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Klaten, Forkopimcam Kebonarum, Pemerintah Desa Malangjiwan, Polri, organisasi perangkat daerah terkait, relawan serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Lebih lanjut, Mayor Inf Basuki mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah diwujudkan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai melalui KBMKB ini dapat dipelihara dengan baik,” Imbuhnya.
Mayor Inf Basuki juga menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
” Semangat gotong royong yang telah terbangun selama kegiatan berlangsung hendaknya terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai modal sosial dalam membangun desa,” katanya.
Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Perwira Pelaksana KBMKB Ke-34 Kapten Czi Agus Poniman menyampaikan bahwa seluruh sasaran fisik dan nonfisik yang direncanakan telah berhasil diselesaikan sesuai target dengan capaian 100 persen.
Adapun sasaran fisik yang telah dikerjakan meliputi betonisasi jalan sepanjang 570 meter yang selesai 100 persen, pembangunan talud jalan sepanjang 98 meter yang selesai 100 persen, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit yang juga selesai 100 persen.
Selain pembangunan fisik, kegiatan KBMKB juga melaksanakan berbagai program nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat. Program tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan administrasi kependudukan yang seluruhnya telah terlaksana dengan capaian 100 persen.
Saat ditemui, Kapten Czi Agus Poniman mengatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan KBMKB tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat yang sejak awal hingga akhir kegiatan terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan di lapangan.
“Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan KBMKB Ke-34. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi modal penting dalam menyukseskan seluruh sasaran program,” ungkap Kapten Czi Agus Poniman.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian hasil betonisasi jalan yang berada di kawasan pertanian Desa Malangjiwan. Peresmian tersebut menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KBMKB sekaligus penanda dimulainya pemanfaatan hasil pembangunan oleh masyarakat.
Saat ditemui usai kegiatan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan harapannya agar infrastruktur yang telah dibangun melalui program KBMKB mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Jalan yang telah dibangun ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi hasil pertanian, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga berpesan kepada seluruh warga Desa Malangjiwan agar menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui program KBMKB sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
“Program ini merupakan hasil kerja keras bersama. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga, merawat dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya agar usia manfaatnya semakin panjang dan dapat terus mendukung kemajuan desa,” tambahnya.
Prabowo Aji







