Lahan Kosong TNI Seluas 7.000 Meter di Tembalang Semarang Terbakar

Semarang, KabarTerkiniNews.co.id – Kebakaran melanda lahan kosong milik TNI Kodam IV/Diponegoro di kawasan Sigar Bencah, Jalan Imam Soeparto, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Api membakar semak belukar dan rumput kering seluas kurang lebih 7.000 meter persegi sebelum berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian sekitar pukul 13.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Peristiwa pertama kali diketahui dua karyawan Dealer AHASS yang melihat kepulan asap tebal membumbung dari arah Sigar Bencah. Keduanya kemudian menuju lokasi dan mendapati api telah membakar vegetasi kering di lahan tersebut.

Informasi kebakaran selanjutnya disampaikan kepada piket SPKT Polsek Tembalang. Piket fungsi Polsek Tembalang segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang untuk mempercepat penanganan.

Sekitar pukul 12.20 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Sementara itu, personel Polsek Tembalang melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan.

Setelah sekitar 70 menit penanganan, api berhasil dipadamkan pada pukul 13.30 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tidak terdapat kerugian material karena objek yang terbakar merupakan lahan kosong dengan vegetasi semak belukar dan daun kering.

Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti Handayani, S.H., M.H., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

“Di tengah kondisi vegetasi yang kering, kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api. Apabila melihat kepulan asap atau titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum meluas,” tegasnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama terhadap risiko kebakaran lahan selama musim kemarau.

Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *