Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Rapat Kerja (Raker) V Forum Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Wilayah Indonesia Timur resmi digelar pada Rabu, ( 22/4/2026) di Hotel Neo Aston Kupang, yang dibuka secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi dan UKM, Hendra Saragih, SH, MH, M.Kn, yang berharap hasil rapat kerja dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota TKBM di Indonesia.
” Dengan raker ini saya harap buat pengurus Koperasi TKBM agar memperhatikan betul terkait dengan eksistensi saudara kita para pekerja, seperti terkait skill, SDM apalagi sekarang ini era digital, penggunaan alat berbasis teknologi ini harus diaplikasikan bagi pekerja maupun pengurus, juga kita bahas terkait usia daripada tenaga kerja kita, karena ada regulasi yang membatasi umur mereka di angka 55 tahun, sehingga koperasi itu harus membuat alternatif- alternatif usaha, ketika mereka ini sudah pensiun,” ujar Hendra.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian rapat kerja yang telah berlangsung sejak tahun 2021, dengan tujuan memperkuat kelembagaan serta mendorong peningkatan profesionalisme TKBM di wilayah Indonesia Timur.
Ketua Panitia Raker Forum TKBM Indonesia Timur, Viktoria Wewo,SH yang juga Sekretaris Jenderal Induk Koperasi TKBM Indonesia yang juga Ketua TKBM Tenau Kupang dalam sambutannya mengatakan panitia tidak hanya menghadirkan peserta dari unsur koperasi TKBM, tetapi juga melibatkan para pembina dari pemerintah, termasuk KSOP dan KUPP sebagai mitra strategis dalam koperasi TKBM.
Untuk jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 56 orang, dengan 53 peserta hadir secara langsung yang berasal dari 24 koperasi TKBM di wilayah Indonesia Timur. Menurut Victoria, kehadiran peserta dari berbagai daerah serta para pembina menjadi bukti kuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas koperasi TKBM ke depan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembina yang telah hadir. Dengan kesadaran bersama, kita memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan koperasi TKBM yang lebih baik. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tegasnya.
Ia menambahkan, Raker V kali ini mengusung tema “Melalui Rapat Kerja V Forum Koperasi TKBM se-Wilayah Indonesia Timur, Kita Hadirkan TKBM Profesional” sebagai wujud semangat bersama dalam mendorong peningkatan profesionalisme.
“Kami berharap melalui rapat kerja ini, seluruh peserta dapat merumuskan langkah-langkah strategis demi mewujudkan TKBM yang lebih profesional, solid, dan berdaya saing, sekaligus kegiatan ini berguna untuk menginventarisir masalah yang ada serta dicari formula yang tepat untuk penyelesainnya,” pungkasnya
Kepala KSOP Kelas III Kupang, Simon B. Baon, S.Sos., M.H, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara TKBM dan pemerintah dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di pelabuhan, Menurutnya, TKBM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam rantai logistik nasional.
“Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, saya yakin TKBM mampu menyusun program kerja yang selaras dengan kebijakan pemerintah, sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang,” ujarnya.
Adapun rapat kerja ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis guna memperkuat peran TKBM sebagai pilar penting dalam sistem logistik nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Rudy







