Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.00 wib, menghanguskan bagian dapur dan merambat ke area rumah korban bernama Khamida (50). Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran melanda satu unit rumah milik warga di Gg 9 RT. 010 RW. 005, Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026) pagi.
Peristiwa bermula ketika saksi Arindra Putri (25) dan Kustina (72) baru saja kembali ke rumah seusai berjualan di sekolah usai jam istirahat. Kedatangan mereka dipicu oleh keberadaan saksi Irma Susanti (29) yang hendak bertamu.
Saat ketiga saksi tengah duduk berbincang di ruang tamu, terdengar suara dentuman kecil yang bersumber dari area dapur.
Saksi Arindra yang berniat mengecek asal suara mendapati kobaran api sudah membesar dan membakar bagian atap dapur.
Kondisi hembusan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke struktur bangunan lainnya. Dalam situasi panik, saksi Arindra berinisiatif langsung memutus sakelar aliran listrik rumah guna mencegah timbulnya bahaya sambungan pendek yang lebih besar.
Personel Polsek Kedungwuni yang mendapat laporan dari warga, segera ke lokasi dengan berkoordinasi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pekalongan. Setelah di lokasi, petugas dan warga langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 12.10 wib.
Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin, S.H saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kebakaran rumah tinggal di wilayah Desa Ambokembang tersebut.
“Benar, petugas Polsek Kedungwuni menerima laporan peristiwa kebakaran rumah di Desa Ambokembang Gg 9. Anggota kami langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan TKP dan membantu proses pemadaman bersama tim Damkar,” ujarnya.
“Berdasarkan keterangan saksi, di bagian dapur saat kejadian tidak ada aktivitas memasak maupun kompor yang menyala. Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian atap dapur. Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp. 150 juta, sedangkan untuk korban jiwa nihil,” pungkas Kapolsek.
Amin menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP awal serta keterangan saksi-saksi di lokasi, dugaan sementara pemicu timbulnya api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik pada area dapur.
Kermit





