Bantul, KabarTerkiniNews.co.id – Sejalan dengan visi misi Yayasan Uswatun Hasanah, dalam berkomitmen untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman, sebuah tempat ibadah berikut rumah yatim piatu, resmi didirikan di Pleret, Bantul.
Dilokasi inilah, nantinya anak-anak yatim piatu khususnya, dapat memperoleh haknya mendapatkan bimbingan dan pembinaan karakter dalam satu sistem yang terpadu.
Mayjen TNI Tugino, S.Sos., S.H., M.M., Oditur Jenderal TNI yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, inisiasi menghadirkan Uswatun Hasanah di Tanah Pleret ini, diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, mencetak genarasi penerus yang berkualitas, serta jembatan kesuksesan anak-anak yatim piatu.
“Keberadaan mushola dan rumah yatim piatu ini, kedepan kita berharap mampu mencetak anak sholeh solehah menciptakan generasi penerus yang berkualitas, menjadi rumah kedua bagi Yatim piatu, menemukan harapan dan bisa meraih cita-cita yang lebih tinggi,” ungkapnya.
KPH Ir. Nurdiantoro, Darmaningrat, selaku pendiri dan penggagas acara menuturkan, pendirian mushola serta rumah yatim piatu ini, lahir dari sebuah kepedulian bersama, akan nasib anak-anak yatim piatu yang masih memerlukan pendampingan, bimbingan, dan uluran tangan kemanusiaan.
“Masih banyak anak-anak yatim piatu dan dhuafa, yang membutuhkan tempat bimbingan, dan ruang mereka untuk menggangtungkan cita-citanya, makanya kita hadirkan Uswatun Hasanah disini,”tutur Nurdin.
Pihaknya berharap, nantinya kedepan keberadaan mushola USwatun Hanasah dan rumah yatim piatu ini, tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, namun sebagai ruang pendidikan Islami, untuk mempersiapkan garis generasi emas, berakhlak, beriman, serta berbudaya.
Mengadopsi nilai-nilai bersejarah wilayah PLeret, yang menjadi pusat mercusuar budaya dimasa lalu. Uswatun Hasanah tidak hanya diarahkan menjadi tempat kegiatan ibadah dan pembinaan sosial. Pengelola juga ingin menghadirkan pendekatan kebudayaan dalam pendampingan anak-anak yatim piatu dan generasi muda.
“Nantinya kedepan akan kita arahkan kepada penanaman jati diri, dan budaya, agar anak-anak ini kedepan tidak kehilangan konsep budaya jawa yang adiluhung,”imbuhnya.
Hadirnya Yayasan Uswatun Hasanah di tanah bersejarah ini, mendapat respon positif dari pemerinntah kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bantul, Pambudi Arifin Rahman, S.I.P. , yang mewakili Bupati Bantul menyampaikan, tujuan didirikannya mushola dan rumah yatim piatu ini, dinilai telah sejalan dengan visi kabupaten Bantul, yang ingin mewujudkan masyarakat Bantul yang maju, kuat, demokratis, dan Sejahtera dalam bingkai keberagamaan dan budaya Istimewa.
“Keberagamaan dan budaya Istimewa kini hadir ditengah kita, karena tempat ini akan sangat bermanfaat kedepannya, untuk menyiapkan sumberdaya manusia yang unggul, cerdas, dan berakhlak mulia dalam menuju Indonesia Emas,”ucapnya.
Pambudi juga menambahkan, bahwa ditempat ini, anak-anak yatim piatu tidak hanya akan dibekali nilai agama, sebagai benteng akhlak yang kuat.
“Mereka nangtinya tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tapi juga dibentengi akhlaknya dengan nilai-nilai agama,”pungkasnya.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, sejumlah donator, warga sekitar, serta relawan kemanusiaan DIY.
Berdiri diatas tanah wakaf seluas 500 meter persegi, keseluruhan proses Pembangunan, dikerjakan secara gotong royong oleh relawan SAR DIY Bantul, dibantu masyarakat sekitar selama hampir 2 tahun.
Lokasi ini sengaja dipilih, lantaran daerah ini menyimpan Sejarah panjang perkembangan kebudayaan Kerajaan mataram islam masa Sultan Agung.
Joko Pramono





