Semarang, KabarTerkiniNews.co.id – Personel Polsek Semarang Tengah, Polrestabes Semarang, mendatangi lokasi seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di depan Toko Mas Semar, Jalan Dr. Wahid Hasyim, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.
Korban diketahui berinisial K, seorang laki-laki berusia 60 tahun yang berdomisili di Kabupaten Demak. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui ketika korban berada di lokasi untuk membeli sayuran.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban yang saat itu sedang memilih sayuran tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri. Saksi bersama warga sekitar kemudian memberikan pertolongan. Namun, korban diketahui telah meninggal dunia.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Semarang Tengah segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus meminta keterangan dari para saksi.
Polisi juga melakukan pendataan identitas korban, berkoordinasi dengan pihak keluarga serta mengamankan sejumlah obat-obatan milik korban yang ditemukan di lokasi untuk kepentingan pendataan.
Pihak keluarga kemudian menyampaikan permintaan agar jenazah dibawa ke rumah duka di Kabupaten Demak. Sekitar pukul 06.00 WIB, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans Masjid Baiturrohim Kelurahan Gabahan, Kota Semarang, menuju rumah duka.
Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sering mengalami sakit. Meski demikian, polisi tidak serta-merta menyimpulkan penyebab kematian hanya berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi. Penanganan dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan fakta yang diperoleh dari hasil pengecekan TKP dan keterangan saksi.
Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito, S.H., M.H., menyampaikan bahwa personel di lapangan telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur, termasuk memastikan kondisi TKP, mendata saksi, serta berkoordinasi dengan keluarga korban.
“Kami menyampaikan rasa turut berduka kepada keluarga korban. Personel di lapangan berupaya memberikan pelayanan secara humanis, melakukan pengecekan dan pendataan secara cermat, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga agar proses pemulangan jenazah dapat berjalan dengan baik,” ujar Kompol Sugito.
Ia menambahkan, keterangan mengenai kondisi kesehatan korban diperoleh dari pihak keluarga dan menjadi bagian dari informasi awal dalam penanganan kejadian tersebut.
“Yang paling utama adalah memberikan penghormatan kepada korban dan memastikan keluarga mendapatkan pendampingan serta pelayanan kepolisian yang diperlukan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait penyebab meninggalnya korban sebelum terdapat hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Jenazah selanjutnya telah dibawa pihak keluarga menuju rumah duka di Kabupaten Demak untuk proses pemakaman sesuai keputusan keluarga.
Redaksi





