Bantul, KabarTerkiniNews.co.id — Pendidikan tinggi tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga bagaimana menciptakan rasa nyaman dan kedekatan antara mahasiswa dengan lingkungan kampus. Hal inilah yang coba diwujudkan oleh dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sakir Ridho Wijaya.
Melalui kegiatan olahraga bersama, Sakir mengajak mahasiswanya membangun interaksi yang lebih santai namun bermakna. Ia membentuk klub sepak bola “Government FC” sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat sekaligus mempererat hubungan dengan dosen dan civitas akademika.
“Ini adalah cara untuk memberikan ruang bagi mahasiswa yang punya hobi sepak bola agar tetap bisa menyalurkan hobinya, sekaligus memastikan mereka memiliki aktivitas yang positif,” ujar Sakir.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih cair. Di sela-sela latihan maupun pertandingan, mahasiswa dapat berdiskusi berbagai isu hingga melakukan konsultasi akademik secara informal.
“Kami ingin mahasiswa merasa nyaman. Dengan aktivitas seperti ini, mereka tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga secara sosial,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa. Salah satunya, Muhammad Zakki Huda, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya wadah tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan selalu ditunggu. Selain bisa bermain bola, kami juga bisa bersilaturahmi, merasa lebih rileks, dan mendapatkan pengalaman yang tidak didapat di kelas,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari aktivitas tersebut, Government FC menggelar pertandingan persahabatan melawan karyawan UMY yang terdiri dari driver, petugas keamanan, dan tenaga administrasi. Laga berlangsung di lapangan mini soccer Maleha Sportainment, Sewon, Bantul, pada Senin (20/4/2026).
Pertandingan berlangsung penuh semangat dengan menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa interaksi positif di luar ruang kelas mampu memperkuat hubungan antarwarga kampus sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat dan inklusif.
Dhani







