Tiga Atap Ruang Kelas SDN 2 Plosowangi Runtuh, KBM Siswa Aman dipindah ke Ruang Lain

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Akibat termakan usia, Sebanyak 3 ruang kelas SD Negeri 2 Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, Runtuh. Kondisi tersebut membuat Para Siswa terpaksa belajar di Ruang lain, agar Aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (21/11), kondisi Sekolah yang roboh meliputi kelas 4, Kelas 5, dan Kelas 6. Para siswa dan guru mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Bacaan Lainnya

Siswa kelas 5 belajar diruang Tamu, untuk siswa kelas 4 belajar diruang Perpustakaan, kelas enam belajar di ruang kelas 1, sementara Kelas 1 dan kelas 2, kegiatan belajar mengajarnya dijadikan satu diruang kelas 2.

Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Titin Windiyarsih, saat ditemui Jumat (21/11) siang menjelaskan, ruangan yang rusak merupakan ruang Kelas, ada 3 ruang kelas.

” Ada 2 ruangan yang rusak, terus katanya ini tambah 1 jadi ada tiga ruangan, saat ini siswa sudah kegiatan belajar mengajar ditempat yang memungkinkan,” Jelas Titin.

Titin menghimbau, orang tua siswa supaya tidak khawatir, proses belajar mengajar tetap berjalan, saat ini sudah dipindahkan di ruang yang aman.

” Kepala sekolah sudah koordinasi dengan kami Dinas Pendidikan, anak anak masih bisa belajar mengajar dan tidak terganggu, ” Ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Titin mengatakan, tindak lanjut revitalisasi akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. Kejadian tersebut sudah dilakukan pengecekan oleh pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.

” Kami tindak lanjuti ajuan revitalisasi ajuan kepada kementerian Dikdasmen, Proyeksi tahun 2026, kemarin SD Negeri 2 Plosowangi sudah dicek dari bidang Sarpras Disdik dan PUPR Klaten,” katanya.

Titin menyebutkan, bahwa nanti akan direhab ditahun 2026. Selain SD Negeri 2 Plosowangi, ada juga sekolah yang lainnya juga ikut direhab pada tahun 2026.

Untuk pengajuan tahun 2025 Sebut Titin, belum terealisasi, untuk saat ini sudah masuk pada list daftar di kementerian Dikdasmen.

” Dari List yang sudah ada di Tahun 2026 ada 110 sekolah yang terpihaki untuk revitalisasi rehab sekolah, Untuk SD Negeri 2 Plosowangi, nanti sudah terpihaki pada tahun 2026, kemarin untuk tahun 2025 belum terpihaki, ” Pungkasnya.

Salah satu Orang tua Siswa, saat ditemui di Sekolah dasar Ngadi, mengaku prihatin dengan kondisi sekolah yang atapnya runtuh.

” Ya turut prihatin, karena sekolahnya rusak, sempat takut itu kayunya runtuh kena siswa,” Tuturnya.

Ngadi berharap agar perbaikan sekolah segera dilakukan, agar proses belajar mengajar siswa tidak terganggu.

” harapannya ya itu segera diperbaiki agar tidak membahayakan siswa saat pelajaran, ” Ujar Ngadi.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *