Pembangunan Kampus III UIN Raden Mas Said Surakarta di Karanganyar, Mulai Dibangun. Anggaran Mencapai Rp36 Miliar

Foto: Rektor UIN Raden Mas Said Prof. Toto Suharto meletakkan batu pertama pembangunan Kampus III UIN RM. Said Surakarta. Iwan.

KARANGANYAR, Kabarterkininews.id.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, pembangunan Kampus III UIN Raden Mas Said Surakarta yang berada di Kelurahan Lalu Karanganyar secara resmi dilakukan.
Proyek pembangunan gedung pendidikan tersebut memiliki nilai sekitar Rp36 miliar dan dikerjakan oleh PT Wahyu Kusuma Jati Pratama.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Toto Suharto didampingi Bupati Karanganyar, Rober Christanto, Jumat (8/5/2026).

Prof. Toto Suharto mengatakan, pembangunan Kampus III ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 8,5 hektare. Luasan tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan kampus I dan II yang dimiliki UIN Raden Mas Said Surakarta.
Ia berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses pembangunan kampus tersebut hingga selesai.
“Kami mohon dukungan dari seluruh warga agar proses pembangunan ini berjalan lancar. Kami ingin membangun peradaban baru melalui pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menyampaikan bahwa masyarakat di sekitar lokasi pembangunan sudah lama menantikan pembangunan kampus tersebut.
Menurutnya, pembangunan Kampus III ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Karanganyar, khususnya dalam peningkatan perekonomian warga dan pelaku UMKM.
“Warga di sekitar lokasi sering menanyakan kapan kampus ini dibangun. Hari ini kita mulai ground breaking pembangunan kampus yang lahannya dihibahkan sekitar 10 hektare oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar,” katanya.
Rober menambahkan, keberadaan kampus di wilayah Karanganyar diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Pembangunan kampus ini tentu akan berdampak bagi masyarakat Karanganyar, terutama bagi pelaku UMKM,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Wahyu Kusuma Jati Pratama, Heru Hermanto, mengatakan pembangunan tahap awal difokuskan pada satu unit gedung utama berupa student center.
Ia menjelaskan proyek pembangunan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 240 hari kerja atau sekitar delapan bulan.
“Untuk proyek ini target penyelesaiannya 240 hari kerja atau sekitar delapan bulan,” kata Heru.
Gedung yang dibangun memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi dari total lahan sekitar 8,5 hektare yang tersedia. Gedung tersebut dirancang dengan konsep 1,5 lantai.
“Pengembangan kawasan kampus masih berpeluang dilakukan di masa mendatang, sementara tahap awal ini difokuskan pada pembangunan gedung utama terlebih dahulu,”pungkasnya. (Iwan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *