Bantul, KabarTerkiniNews.co.id – Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi bagi perempuan usia pra menopause di RT 03 Dusun Priyan, Kalurahan Trirenggo, Kabupaten Bantul, Jumat (5/6/2026). Kegiatan bertema “Optimalisasi Kesehatan Reproduksi Pra Menopause melalui Program Healthy Aging” ini diikuti oleh 27 peserta.
Penyuluhan menghadirkan pemateri Nur Azizah Indriastuti, S.Kep., Ns., M.Kep, yang memberikan edukasi mengenai masa pra menopause, berbagai perubahan yang menyertainya, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan menjelang menopause.
Dalam pemaparannya, Nur Azizah menjelaskan bahwa pra menopause merupakan masa transisi sebelum seorang perempuan memasuki menopause. Pada fase ini, berbagai gejala fisik maupun psikologis dapat muncul akibat penurunan hormon estrogen.
“Gejala fisik yang sering dialami antara lain siklus menstruasi yang mulai tidak teratur, sensasi panas mendadak atau hot flashes, penurunan libido, hingga hubungan seksual yang terasa nyeri karena berkurangnya sensitivitas terhadap rangsangan,” jelasnya.
Selain perubahan fisik, perempuan pra menopause juga berpotensi mengalami gangguan psikologis seperti perubahan suasana hati, kecemasan, gangguan tidur, hingga rasa kurang percaya diri.
“Hormon estrogen berperan dalam mengatur berbagai zat kimia di otak. Ketika kadar hormon ini menurun, maka dapat memicu munculnya kecemasan dan perubahan emosional lainnya,” tambahnya.
Nur Azizah mengingatkan bahwa penurunan hormon estrogen yang tidak disikapi dengan baik dapat menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang. Risiko yang dapat muncul di antaranya gangguan kesehatan tulang, penyakit jantung, serta masalah metabolisme.
Untuk itu, peserta diperkenalkan dengan konsep healthy aging sebagai salah satu upaya menjaga kualitas hidup menjelang dan setelah menopause. Program tersebut mencakup penerapan nutrisi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, pengelolaan stres, serta menjalankan pola hidup bersih dan sehat.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini berbagai penyakit melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemeriksaan payudara klinis, tes IVA untuk deteksi dini kanker serviks, serta pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah.
Koordinator Program Pengabdian kepada Masyarakat UMY, Risky Oktafia, M.Kep., Ns., Sp.Mat, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan tentang masa pra menopause sehingga mereka dapat menghadapi perubahan yang terjadi dengan lebih siap.
“Kami berharap para ibu yang mulai memasuki masa pra menopause dapat mengenali tanda dan gejalanya sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidupnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 03 Dusun Priyan, Aan Susanti, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluhan kesehatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang dibutuhkan oleh para perempuan di lingkungan setempat.
“Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan dari UMY ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dan menambah wawasan para ibu tentang kesehatan reproduksi menjelang menopause,” katanya.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, UMY berharap kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menerapkan pola hidup sehat dapat semakin meningkat sehingga mereka dapat menjalani masa menopause dengan lebih sehat, aktif, dan produktif.
Dhani








