BOYOLALI, Kabar Terkini News – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Dokkes Polda Jawa Tengah mengambil sampel DNA dari keluarga dua penumpang KM Virgo Transport 8 asal Kabupaten Boyolali, Selasa (22/9/2026).
Dua penumpang tersebut adalah Danang Heriyanto (41) dan Deny Dwi Saputra (32), warga Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.
Pengambilan sampel dilakukan di Mapolres Boyolali sebagai bagian dari proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Kaur DVI Bid Dokkes Polda Jawa Tengah, AKP dr Derry Setiawan, mengatakan sampel DNA diambil dari keluarga yang memiliki hubungan darah paling dekat dengan korban.
Untuk keluarga Danang dan Deny, sampel diambil dari ibu dan saudara kandung. Sampel yang dikumpulkan antara lain berupa darah dan air liur atau buccal swab.
“Jadi kita ambil yang ada urutannya. Misalnya ibu dengan adik atau kakak kandung. Yang bersangkutan tadi kan untuk bapaknya, keduanya sudah tiada semuanya. Jadi kita ambil yang hubungan darah terdekat,” jelas Derry.
Sampel tersebut selanjutnya dikirim ke Pusdokkes Polri untuk dibandingkan dengan profil DNA korban yang telah ditemukan dalam proses pencarian KM Virgo Transport 8.
Apabila terdapat kecocokan, hasil identifikasi akan disampaikan kepada pihak keluarga.
Keluarga Masih Berharap Danang Pulang Selamat
Meski proses pengambilan DNA dilakukan untuk mendukung identifikasi korban, keluarga Danang Heriyanto mengaku masih menyimpan harapan agar Danang dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Heri Priatmoko, adik kandung Danang, mengatakan harapan tersebut tidak berubah sejak hari pertama kabar tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
“Harapannya tetap sama. Dari hari pertama harapan saya tetap pingin kakak saya cepat pulang. Apapun keadaannya, harapan kami tetap pulang dengan keadaan selamat,” kata Heri.
Menurut Heri, keluarga hingga saat itu masih menunggu informasi mengenai perkembangan pencarian Danang.
Pengambilan sampel DNA, kata dia, justru semakin membuat keluarga berharap adanya kepastian mengenai keberadaan Danang.
“Kita tetap nunggu. Bisanya kan cuma tetap menunggu. Harapannya kita tetap sama tadi, cepat pingin tetap pulang dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Hampir 20 Sampel DNA dari Jawa Tengah
DVI Bid Dokkes Polda Jawa Tengah menyebut pengambilan sampel DNA tidak hanya dilakukan terhadap keluarga korban di Boyolali.
Sampel juga dikumpulkan dari keluarga korban di sejumlah wilayah Jawa Tengah, antara lain Solo, Jepara, Kudus, Boyolali, dan wilayah lainnya.
Hingga Selasa (22/9/2026), DVI Polda Jawa Tengah menyebut sekitar 20 sampel DNA telah diambil dari keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Pengambilan diprioritaskan kepada anggota keluarga dengan hubungan darah terdekat, seperti ibu dengan anak atau saudara kandung.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu proses identifikasi korban yang ditemukan tim SAR.
Pencarian Masih Berlangsung
Di sisi lain, operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Pada Rabu (23/9/2026), tim penyelam gabungan Basarnas Special Group dan TNI AL kembali menemukan dan mengevakuasi sejumlah korban dari dalam bangkai kapal yang berada di dasar Laut Jawa.
Basarnas melaporkan sembilan jasad ditemukan pada operasi pencarian hari ke-11. Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi di RS Bhayangkara.
Proses pencarian menghadapi tantangan kondisi bawah laut, termasuk arus dan jarak pandang yang terbatas. Tim SAR menyatakan pencarian terus dilakukan untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang masih menunggu.
Danang dan Deny diketahui bekerja sebagai sopir truk ekspedisi. Keduanya berada dalam perjalanan menuju Banjarmasin saat KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan.
Bagi keluarga, proses identifikasi dan pencarian yang masih berlangsung menjadi bagian dari upaya mendapatkan kepastian. Namun, harapan agar Danang dan Deny dapat kembali dalam keadaan selamat masih terus dipanjatkan.
Reporter: Ahza Irvani
Editor: Heru Warsito





