Cilacap, KabarTerkiniNews.co.id – Polsek Cimanggu Polresta Cilacap bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Perhutani di Desa Rejodadi, Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.25 WIB setelah petugas piket antisipasi Karhutla RPH Cimanggu yang melakukan pemantauan dari Pos Pantau melihat kepulan asap dari kawasan hutan. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan memastikan adanya titik api di dua petak kawasan Perhutani tersebut.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Cimanggu bersama Kapolsek Cimanggu IPTU Heru Widi Harsono, S.H., langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Perhutani, Koramil, Satpol PP, masyarakat. Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama menggunakan peralatan yang tersedia.
Proses penanganan berlangsung sekitar 2 jam dan api baru berhasil di padamkan, kemudian petugas melanjutkan dengan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Berdasarkan pendataan sementara, lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 1 hektare dengan kurang lebih 260 pohon yang kondisinya masih hidup. Sementara di Petak satunya lagi, luas lahan yang terbakar sekitar 0,1 hektare dengan kurang lebih 77 pohon yang diperkirakan mati. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Kasi Humas Polresta Cilacap AKP Wendi Andranu, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan kecepatan agar api tidak meluas ke kawasan hutan lainnya.
“Begitu ada informasi kebakaran, anggota langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pihak Perhutani serta unsur lainnya. Api kemudian ditangani bersama sampai berhasil dipadamkan. Setelah itu kami tetap melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala,” kata AKP Wendi.
Dalam penanganan tersebut, sebanyak 38 personel terlibat, terdiri dari 22 petugas Perhutani, dua personel Polri, dua personel Koramil, dua personel Satpol PP serta 10 orang masyarakat. Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan sederhana yang tersedia di lokasi, di antaranya gebyok dari ranting pohon dan tank semprot.
Hingga penanganan selesai, kondisi di lokasi kebakaran terpantau aman. Sementara sumber api dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.
Redaksi





