Polisi Olah TKP Insiden Tembok Roboh di Laweyan Surakarta, Satu Pekerja Meninggal

Surakarta, KabarTerkiniNews.co.id –  Seorang pekerja bangunan meninggal dunia setelah tertimpa tembok saat melakukan pekerjaan pembongkaran di sebuah toko di Jalan Dr. Rajiman, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Rabu (23/9/2026).

Korban diketahui bernama Andri (47), seorang pekerja bangunan asal Klaten.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa seorang pekerja bangunan tertimpa tembok saat melakukan pekerjaan pembongkaran di sebuah toko di wilayah Sondakan, Laweyan. Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia,” ujar AKP Lingga.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.25 WIB. Setelah menerima informasi kejadian, Piket Fungsi yang dipimpin Pamapta segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban bersama sejumlah pekerja sedang melakukan pembongkaran tembok bagian belakang toko yang berbentuk menyerupai huruf L.

Saat proses pembongkaran berlangsung, salah seorang saksi sempat meminta korban untuk berganti posisi setelah melihat kondisi tembok mulai bergerak. Namun, korban tetap melanjutkan pekerjaannya.

Ketika bagian depan tembok didorong menggunakan tongkat pendek, bagian tembok lainnya secara tiba-tiba roboh ke arah berbeda dan menimpa korban yang saat itu berada dalam posisi membungkuk.

“Setelah tertimpa tembok, korban sempat dalam kondisi sadar dan dibantu untuk duduk. Namun, korban kemudian mengalami pendarahan dari hidung sehingga segera dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia. Dari pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet pada bagian dada sebelah kanan serta mengeluarkan darah dari telinga sebelah kanan.

AKP Lingga menambahkan, petugas kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya mendatangi dan melakukan olah TKP, mendata identitas korban dan para saksi, serta membuat laporan terkait kejadian tersebut.

“Dalam peristiwa ini tidak terdapat kerugian materiil, sedangkan korban jiwa sebanyak satu orang meninggal dunia,” imbuhnya.

Polresta Surakarta mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja konstruksi, agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta memperhatikan kondisi bangunan sebelum melakukan pekerjaan pembongkaran guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

A Nur

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *