580 Siswa SD/MI Muhammadiyah Se-Kabupaten Magelang Ikuti Jambore Ceria Pandu Athfal

Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Kompleks Sekolah Muhammadiyah Borobudur, Kabupaten Magelang, diselimuti suasana ceria ratusan siswa SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang.

Mereka tengah mengikuti kegiatan Jambore Ceria Pandu Athfal 2 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Magelang.

Bacaan Lainnya

Kegiatan kepanduan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 September 2026 ini, diikuti oleh sebanyak 580 Pandu Athfal. Sejak hari pertama, antusiasme para peserta terlihat jelas melalui keceriaan mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

Ketua Kwarda HW Kabupaten Magelang, Untung Supriyadi, menyampaikan bahwa Jambore Ceria ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, kemandirian, kedisiplinan, serta kerja sama tim kepada peserta sejak usia dini.

“Kegiatan ini diikuti 580 siswa dan 123 pendamping yang berasal dari 35 SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang. Melalui pendekatan kepanduan, anak-anak diajak belajar dengan cara menyenangkan tanpa meninggalkan esensi pembentukan karakter,” ujar Untung di sela kegiatan, Kamis(24/9/2026).

Untung menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan eksistensi Hizbul Wathan yang mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Magelang.

Tanamkan Nasionalisme dan Karakter

Acara jambore diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Wisnu Argo Budiyono. Dalam sambutannya, Wisnu menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai strategis dalam menanamkan karakter dan nasionalisme.

“Kegiatan ini dapat menumbuhkan tujuh kebiasaan baik bagi anak, serta menumbuhkan rasa nasionalisme, disiplin, dan percaya diri yang sangat dibutuhkan untuk masa depan anak-anak sebagai generasi emas mendatang,” jelas Wisnu.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, Slamet Fauzi, turut memberikan pembekalan dan motivasi kepada para peserta. Ia berharap para siswa dapat meningkatkan ilmu dan keterampilan, serta memiliki karakter tanggung jawab, disiplin, dan takwa kepada Allah SWT.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang, Makruf Widodo, memberikan apresiasi tinggi kepada Kwarda HW. Menurutnya, jambore ini adalah wujud nyata kemandirian dan kebersamaan dalam semangat meraih prestasi terbaik.

Penuh Edukasi dan Rekreasi

Selama tiga hari pelaksanaan, para Pandu Athfal mengikuti berbagai kegiatan yang memadukan unsur edukatif dan rekreatif. Panitia telah menyiapkan sejumlah lomba dan permainan, seperti kreasi galon, pioneering (simpul-menyimpul), sandi, tali-temali, kegiatan sosial, serta aktivitas yang mengasah ketangkasan dan kekompakan regu.

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti lomba pentas seni budaya yang disisipi pesan-pesan keislaman. Keceriaan peserta terlihat sepanjang kegiatan, di mana anak-anak tampak menikmati setiap sesi sambil belajar disiplin dan bekerja sama.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam Borobudur, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Magelang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Borobudur, jajaran Majelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Magelang, serta para kepala SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang.

Berkat dukungan dari berbagai pihak, pengawasan ketat dari pendamping dan pembina, kegiatan jambore berjalan aman, tertib, dan lancar.

Nurul Abadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *