Tujuh Pria Babak Belur diamuk Warga, Diduga Hipnotis Lansia dan Rampas Emas

Batang, KabarTerkiniNews.co.id – Suasana Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendadak geger pada Selasa (29/9) malam. Tujuh pria menjadi sasaran amukan massa setelah dituduh terlibat aksi pencurian emas milik seorang wanita lanjut usia (lansia).

Mereka disebut mendatangi rumah-rumah warga dengan modus menawarkan selang dan regulator kompor gas. Namun, kedatangan sejumlah pria tersebut justru berujung keributan setelah seorang warga lansia mengaku kehilangan cincin emas.

Bacaan Lainnya

Situasi pun memanas. Warga yang geram kemudian mencari keberadaan para pria tersebut.

Ketujuh pria yang disebut mengaku berasal dari Medan dan Palembang itu akhirnya ditemukan warga. Massa yang sudah tersulut emosi langsung menghakimi mereka hingga mengalami luka-luka dan babak belur.

Beruntung, petugas kepolisian segera datang ke lokasi dan mengevakuasi ketujuh pria tersebut ke Polsek Subah untuk menghindari amukan massa yang lebih besar.

Datang Menawarkan Selang dan Regulator Gas

Informasi yang dihimpun, sebelumnya terdapat sejumlah pria yang berpencar dan berkeliling di wilayah Desa Gondang dengan menawarkan produk berupa selang serta regulator kompor gas.

Dari sejumlah warga yang didatangi, dua orang pria disebut masuk ke rumah seorang lansia.

Di dalam rumah tersebut, salah seorang pria bahkan disebut sempat meminta makan kepada korban.

Namun setelah keduanya meninggalkan rumah, korban mengaku mendapati cincin emas miliknya sudah tidak ada.

Kabar tersebut kemudian menyebar di tengah warga.

Warga yang menduga para pria tersebut terlibat dalam hilangnya cincin emas kemudian melakukan pencarian.

Ketegangan meningkat hingga akhirnya tujuh orang berhasil ditemukan dan menjadi sasaran amukan massa.

Polisi Turun Tangan, 7 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono melalui Kasat Reskrim Kompol Bintoro Thio Pratama mengatakan, kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait kejadian tersebut.

Tujuh orang yang disebut sebagai sales kompor gas juga telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialami setelah menjadi sasaran pengeroyokan.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Di antaranya cincin emas milik korban, selang dan regulator gas, serta satu unit mobil yang mengalami kerusakan.

Polisi: Dugaan Sementara Terjadi Salah Paham

Meski sempat muncul tuduhan adanya aksi hipnotis dan perampasan emas, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian tersebut.

Dugaan sementara, insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman antara pihak penjual dan pembeli yang kemudian berkembang menjadi keributan hingga berujung aksi massa.

Dengan demikian, tuduhan bahwa ketujuh pria tersebut melakukan hipnotis maupun merampas emas masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan kepolisian.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Subah bersama Satreskrim Polresta Batang.

Polisi masih mendalami keterangan para pihak serta barang bukti yang telah diamankan untuk mengungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi di Desa Gondang malam itu.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *