Ratusan Mahasiswa dari 40 Negara, Ambil Bagian di UNS Cultural Night 2026

Surakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Ratusan mahasiswa dari berbagai negara berkumpul dalam UNS Cultural Night (UCN) 2026 untuk berbagi budaya sekaligus mempererat persahabatan lintas negara.

Mengusung tema “Keberagaman, Kebersamaan, Kesetaraan”, kegiatan tahunan yang digelar Subdirektorat Layanan Internasional UNS tersebut menjadi ruang perjumpaan bagi mahasiswa internasional dan mahasiswa Indonesia.

Bacaan Lainnya

Auditorium G.P.H. Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berubah menjadi panggung keberagaman budaya, Rabu (30/9/2026) malam.

Rektor UNS Profesor Hartono mengatakan, UNS Cultural Night menjadi salah satu upaya universitas membangun lingkungan akademik yang terbuka, inklusif, dan menghargai keberagaman.

Menurut dia, kampus tidak hanya menjadi tempat mahasiswa menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk saling mengenal budaya, berbagi pengalaman, serta memperluas wawasan.

“UNS adalah rumah bersama, tempat setiap orang merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang setara untuk bertumbuh,” ujar Hartono.

Sekitar 800 mahasiswa hadir dalam acara tersebut. Mereka tidak hanya menyaksikan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menikmati kuliner dari berbagai negara serta peragaan busana nasional yang merepresentasikan 23 negara.

Hartono menyebut UNS terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi dengan perspektif global. Salah satunya melalui keberadaan mahasiswa internasional yang membawa pengetahuan, pengalaman, dan budaya dari berbagai belahan dunia ke lingkungan kampus.

Menurut Hartono, pengalaman internasional tidak selalu harus dimulai dengan bepergian ke luar negeri. Pengalaman tersebut dapat tumbuh dari lingkungan kampus melalui keterbukaan, dialog, dan kemauan untuk belajar dari orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda.

Dalam UNS Cultural Night 2026, keberagaman tersebut kemudian diterjemahkan melalui berbagai pertunjukan. Mahasiswa internasional menampilkan tarian, lagu, hingga pertunjukan budaya dari negara masing-masing.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya kuliner khas berbagai negara dan peragaan busana nasional dari 23 negara.

Malam itu, UNS tidak sekadar menjadi tempat bertemunya mahasiswa dari berbagai latar belakang. Kampus tersebut juga menjadi ruang untuk merayakan perbedaan dalam satu suasana kebersamaan.

Saat ini, UNS memiliki 281 mahasiswa internasional program penuh waktu yang berasal dari 40 negara. Keberadaan mereka dinilai turut memperkaya interaksi akademik maupun sosial di lingkungan UNS.

Bagi Hartono, pengalaman belajar di perguruan tinggi tidak cukup hanya dengan menguasai ilmu pengetahuan. Mahasiswa juga perlu memiliki perspektif global, kemampuan berkomunikasi lintas budaya, serta sikap saling menghormati. “Jadikan perbedaan sebagai kesempatan untuk belajar,” pesannya.

Ia pun mengajak mahasiswa internasional menjadikan UNS sebagai rumah untuk belajar, berkarya, menjalin persahabatan, sekaligus mengenalkan budaya negara asal kepada mahasiswa lainnya.

Di sisi lain, mahasiswa Indonesia didorong memanfaatkan keberadaan mahasiswa dari berbagai negara sebagai kesempatan memperluas jejaring internasional.

A Nur

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *