Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Pasca aksi sumpah pemuda rabu kemarin di kawasan Malioboro, Gedung DPRD DIY serta situasi keamanan di wilayah Yogyakarta secara umum kondusif dan aman.
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Malioboro, Gedung DPRD DIY, serta wilayah Yogyakarta secara umum pada hari Kamis (29/10/2026) ini telah sepenuhnya kondusif, aman, dan beraktivitas normal seperti biasa.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Yogyakarta, pelaku usaha, serta para wisatawan yang tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh dinamika gesekan yang sempat terjadi pada Rabu malam kemarin.
“Kami pastikan hari ini seluruh aktivitas pariwisata di Malioboro, roda ekonomi masyarakat, serta mobilitas warga di Daerah Istimewa Yogyakarta berjalan dengan normal, aman, dan nyaman. Personel Polri tetap bersiaga melakukan pelayanan publik untuk menjamin rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ihsan di Mapolda DIY, Kamis (29/10/2026).
Polda DIY memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan mahasiswa, akademisi, dan elemen pemuda yang sejak pagi hingga sore hari kemarin telah menyampaikan aspirasi Hari Sumpah Pemuda dengan damai dan tertib. Hal ini menunjukkan kualitas rekan-rekan mahasiswa sebagai kaum intelektual Jogja.
Polda DIY menegaskan bahwa riak gesekan yang terjadi pada malam harinya murni dipicu oleh ulah oknum-oknum penyusup yang tidak bertanggung jawab, yang mencoba menodai kedamaian yang telah dibangun dengan tertib oleh rekan-rekan mahasiswa.
Oknum-oknum inilah yang memprovokasi serta melakukan tindakan anarkis berupa pelemparan benda keras, petasan, kembang api serta material berbahaya lainnya ke arah petugas pengamanan di lapangan.
Kabidhumas Polda DIY menegaskan secara klir dan memastikan bahwa dalam dinamika gesekan yang terjadi semalam, sama sekali tidak ada korban jiwa.
Meski terdapat beberapa personel petugas pelayanan yang mengalami luka-luka akibat terkena lemparan material berbahaya tersebut dan saat ini sedang mendapatkan penanganan medis secara intensif, namun situasi secara keseluruhan dapat diantisipasi dengan baik.
Polda DIY juga memastikan bahwa informasi liar di media sosial yang menyebutkan adanya korban meninggal dunia adalah berita bohong atau hoaks.
Terkait beberapa oknum yang sempat diamankan di lokasi kejadian, Kabidhumas menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan langkah tegas terukur demi mengendalikan situasi kamtibmas serta melindungi keselamatan publik.
“Saat ini, para oknum yang diamankan masih dalam proses pendalaman serta pemeriksaan intensif oleh Ditreskrimum Polda DIY. Salah satu oknum yang diamankan terbukti tertangkap tangan kedapatan membawa senjata tajam di lokasi aksi.
“Mari bersama-sama kita jaga marwah Yogyakarta yang istimewa ini dengan kebersamaan, kesantunan, dan komitmen menjaga kedamaian kota tercinta,” tutup Kombes Pol. Ihsan.
Polda DIY berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional dan prosedural terhadap siapa saja yang secara meyakinkan terbukti melakukan tindakan anarkis dan pelanggaran hukum,” tegas Kombes Pol. Ihsan.
Polda DIY mengimbau masyarakat untuk bijaksana dalam menyikapi informasi di media sosial dan tidak menyebarkan video-video lama atau narasi hoaks yang dapat memicu keresahan publik.
Redaksi





