KARANGANYAR Kabarterkininews.co.id– Musyawarah Cabang (Muscab) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karanganyar menjadi momentum penentuan kepemimpinan organisasi advokat untuk periode 2026–2031. Tiga bakal calon telah mendaftarkan diri, yakni Thomas, Dr. Kadi Sukarno, dan Tigor Witono.
Thomas menjadi salah satu kandidat yang menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi lebih besar bagi organisasi profesi advokat tersebut. Dalam pencalonannya, ia mengusung semangat kebersamaan dan pelayanan, baik bagi anggota Peradi maupun masyarakat.
Thomas mendaftarkan diri dengan menyerahkan berkas persyaratan kepada Tim Penjaringan Calon Ketua Peradi Karanganyar di sekretariat Muscab, Senin (19/10/2026).
Kedatangannya diterima Ketua Tim Penjaringan, Ign Hery Hendro Harjono, S.H., bersama anggota tim, Ismu Riyanto, S.H.
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Thomas menegaskan bahwa keputusannya maju sebagai bakal calon ketua bukan untuk mengejar jabatan atau prestise.
“Saya merasa terpanggil. Ini bukan untuk prestise atau gagah-gagahan, ini sebuah panggilan pelayanan,” kata Thomas kepada wartawan.
Menurut Thomas, kebersamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan organisasi. Hubungan yang baik di antara anggota diharapkan mampu memperkuat Peradi dalam menjalankan perannya sebagai wadah profesi advokat.
Selain memperkuat organisasi dari dalam, Thomas juga menyoroti pentingnya kebermanfaatan Peradi bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan dan pendampingan hukum.
Baginya, profesi advokat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab profesional dan etis untuk membantu masyarakat memperoleh pelayanan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Tiga Bakal Calon Mendaftar
Sementara itu, panitia Muscab Peradi Karanganyar telah menutup pendaftaran bakal calon ketua pada Jumat (23/10/2026) pukul 15.00 WIB.
Sejak pendaftaran dibuka pada 16 Oktober 2026, tercatat tiga bakal calon telah mendaftarkan diri.
Mereka adalah Thomas, yang menjadi kandidat pertama mengambil formulir pendaftaran, Dr. Kadi Sukarno selaku petahana, serta Tigor Witono yang saat ini menjabat sebagai sekretaris.
Ketiga nama tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan calon pemimpin DPC Peradi Karanganyar untuk periode lima tahun mendatang.
Muscab menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus memperkuat peran Peradi dalam menjaga profesionalisme advokat.
Dengan mengusung kebersamaan dan pelayanan, Thomas berharap Peradi dapat terus berkembang sebagai organisasi profesi yang solid serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Siapa yang nantinya dipercaya memimpin DPC Peradi Karanganyar periode 2026–2031 akan ditentukan melalui proses Muscab sesuai mekanisme organisasi. ( Repcam /Editor :Heru Warsito )





