REI NTT Mulai Gerakan Satu Juta Pohon, Dorong Pembangunan Perumahan Berwawasan Lingkungan

KUPANG – Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur (NTT) memulai gerakan penanaman satu juta pohon sebagai bentuk komitmen mendorong pembangunan perumahan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.

Gerakan tersebut ditandai dengan penanaman pohon secara simbolis di Petuk II, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI NTT Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD REI NTT, Chandra Sentosa, mengatakan gerakan penanaman satu juta pohon merupakan wujud komitmen organisasi untuk menjadikan penghijauan sebagai bagian penting dalam setiap kegiatan REI.

Menurutnya, gerakan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Chandra menjelaskan, sektor properti memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Industri ini berkaitan dengan sekitar 170 sektor usaha turunan dan turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal serta pelaku usaha konstruksi.

“Kami berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terus memberikan dukungan kepada sektor properti agar pembangunan di NTT semakin berkembang dan memberikan manfaat,” ujar Chandra.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat, Ir. Conny Lolyta Rumondor, yang hadir mewakili DPP REI, menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Ia mengajak seluruh anggota REI untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi juga memastikan pohon-pohon yang ditanam mendapatkan perawatan sehingga dapat tumbuh dan memberikan manfaat.

“Jangan lupa dirawat tanaman yang kita tanam hari ini. Semoga pohon-pohon ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi anak cucu kita,” pesannya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Max Maahury. Ia menilai inisiatif DPD REI NTT merupakan langkah positif untuk mendorong pembangunan perumahan yang memperhatikan aspek lingkungan.

Menurutnya, Kota Kupang memiliki karakteristik iklim kering dengan curah hujan terbatas. Karena itu, keberadaan pohon sangat penting untuk menjaga kualitas udara, membantu penyerapan air, mengurangi suhu panas, serta mencegah erosi.

Max juga mengajak para pengembang perumahan untuk menyediakan dan memelihara ruang terbuka hijau di setiap kawasan yang dibangun.

Selain itu, masyarakat diharapkan turut menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam serta menjaga kebersihan lingkungan.

Gerakan penanaman satu juta pohon yang dimulai DPD REI NTT ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kawasan permukiman yang tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga memperhatikan keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Rudi R

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *