Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Program Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-33 Tahun Anggaran 2026 di Desa Pakisan resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Desa Pakisan Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten. Kamis (11/06)
Dalam amanat Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, yang dibacakan oleh Mayor Inf Basuki selaku Inspektur Upacara, disampaikan bahwa pelaksanaan KBMKB Ke-33 merupakan program terpadu yang dilaksanakan melalui sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Klaten, Polri, Pemerintah Desa, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin selama pelaksanaan program telah menghasilkan berbagai pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Pakisan.
“Pelaksanaan Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-33 yang dilaksanakan melalui sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Klaten, POLRI, Pemerintah Desa dan seluruh komponen masyarakat telah berhasil menyelesaikan berbagai sasaran yang telah direncanakan,” demikian amanat Dandim yang dibacakan Irup.
Pada program KBMKB Ke-33 ini, sasaran fisik yang berhasil diselesaikan meliputi betonisasi jalan sepanjang 642 meter serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit. Infrastruktur jalan yang dibangun tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung akses menuju lahan pertanian, sekaligus memperkuat aktivitas perekonomian warga.
Selain sasaran fisik, program juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus memberikan edukasi terkait tertib administrasi kependudukan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Dalam amanatnya juga, Dandim 0723/Klaten menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan yang telah selesai dikerjakan diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.
“Infrastruktur jalan yang telah dibangun diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung kemajuan Desa Pakisan di masa mendatang,” ungkap Dandim dalam amanat dibacakan irup.
Dandim juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program rehabilitasi RTLH yang telah memberikan manfaat langsung kepada warga penerima bantuan.
“Selain pembangunan jalan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak tiga unit juga telah berhasil diwujudkan. Semoga bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga penerima dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” lanjut amanat tersebut.
Menurut Dandim, keberhasilan KBMKB Ke-33 tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari terbangunnya semangat kebersamaan, gotong royong dan solidaritas antara TNI dan masyarakat yang semakin kuat selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Yang tidak kalah penting adalah menjaga semangat gotong royong, kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah terjalin selama kegiatan ini berlangsung,” pesan Dandim dalam amanatnya.
Seluruh sasaran fisik dan nonfisik yang telah direncanakan berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen, menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Prabowo Aji








