Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-35 Tahun Anggaran 2026 di Desa Somokaton, Kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten resmi ditutup melalui upacara yang berlangsung di Lapangan SMA Negeri 1 Karangnongko, Kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten. Kamis (06/08)
Seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang menjadi target program berhasil diselesaikan 100 persen, menandai keberhasilan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Klaten, Kodim 0723/Klaten, Polri serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Kegiatan penutupan mengusung semangat tema “Mewujudkan Kabupaten Klaten Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”. Upacara dipimpin oleh Mayor Inf R. Basuki, Danramil 09/Prambanan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Dandim 0723/Klaten.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Mayor Inf R. Basuki menyampaikan bahwa upacara penutupan ini menjadi momentum berakhirnya seluruh rangkaian pelaksanaan KBMKB Ke-35 yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan di Desa Somokaton.
Program tersebut merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Atas nama Kodim 0723/Klaten, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Klaten, Forkopimda, seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait, Pemerintah Kecamatan Karangnongko, Pemerintah Desa Somokaton, Kepolisian Republik Indonesia, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja sama dengan penuh semangat sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan aman, tertib dan sesuai rencana,” ujar Mayor Basuki saat membacakan amanat.
Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan KBMKB Ke-35 merupakan bukti bahwa nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri dan masyarakat menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa.
“Keberhasilan yang kita raih hari ini merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri serta masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Menurut Mayor Basuki, pembangunan yang berhasil diwujudkan melalui KBMKB tidak hanya diukur dari hasil fisik yang tampak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan serta semakin kuatnya kebersamaan antara aparat dan warga.
“Berbagai sasaran fisik telah berhasil diselesaikan, mulai dari pembangunan talud jalan, pembangunan plat deuker, betonisasi jalan, hingga pembangunan Rumah Layak Huni. Seluruh pekerjaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, memperbaiki kualitas lingkungan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Somokaton,” tegasnya.
Pada bagian akhir amanat, Kodim 0723/Klaten menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah serta membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui pelaksanaan pembinaan teritorial.
“Keberhasilan KBMKB Ke-35 di Desa Somokaton hendaknya menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar merupakan program terpadu hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Klaten, Kodim 0723/Klaten dan masyarakat yang secara berkelanjutan dilaksanakan sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya menghasilkan sarana fisik yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial dan semangat kebersamaan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Prabowo Aj







