Kematian Reza, Siswa SMP di Pekalongan Bukan Karena Kecelakaan Biasa Ada Luka Sayat dan Memar 

Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id — Reza, siswa kelas 3 SMPN 15 Kota Pekalongan, berpulang dalam kondisi penuh kejanggalan, kabar duka yang awalnya disebut sebagai kecelakaan biasa mendadak berubah menjadi tanda tanya besar yang menyayat hati.

Sang ayah, Eko, awalnya hanya menerima informasi bahwa anak tunggalnya itu mengalami kecelakaan dan dalam kondisi kritis di rumah sakit. Namun, runtuh seketika keyakinan tersebut saat ia melihat langsung fisik sang putra yang terbujur kaku.

Bacaan Lainnya

Di balik kabar duka tersebut, pihak keluarga menemukan fakta mengerikan pada tubuh sang buah hati: lebam memar hingga luka sayatan yang tak lazim.

“Kalau saya dikabari cuma kecelakaan, anaknya kecelakaan kritis di rumah sakit, kayak gitu. Saya lihat sendiri jenazah anak saya kayak gitu. Makanya saya minta usut tuntas biar enggak ada kejanggalan,” tegas Eko dengan nada terpukul.

Kondisi jenazah yang sarat bekas kekerasan fisik membuat keluarga menuntut transparansi penuh. Di mata orang tuanya, korban adalah sosok anak yang tenang, tidak banyak ulah, dan hanya beraktivitas wajar layaknya pelajar SMP.

Guna mengungkap tabir misteri dan memastikan penyebab pasti kematian korban, aparat kepolisian bergerak cepat. Polisi dijadwalkan menggelar autopsi terhadap jenazah korban pada Jumat sore demi membongkar fakta sebenarnya di balik luka-luka ganjil tersebut.

Kepergian Reza yang tragis meninggalkan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar: apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban meregang nyawa?

“Kalau sehari-hari anak itu sekolah, Pak. Pulang sekolah paling di rumah. Sehari-hari itu anteng anaknya,” imbuh Eko mengenang anak semata wayangnya.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *