Kesulitan Dapat BBM, Mobil Ambulans Klaten Geruduk SPBU Troketon

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Belasan mobil ambulans dan puluhan kru mendatangi SPBU di Jalan Pedan – Karangdowo, Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten tadi sore. Mereka mendatangi SPBU karena saat membutuhkan BBM Pertalite kesulitan untuk operasional.

Dalam aksinya, belasan ambulans diparkir di area SPBU. Sisanya di tepi jalan dan kru berkumpul di pintu masuk sebagian melakukan mediasi.

Bacaan Lainnya

“Sore ini kita konfirmasi dengan SPBU Troketon ini tentang informasi kesalahpahaman saat pengisian BBM Pertalite. Tadi ada teman mengisi karena sesuatu hal diberikan alasan habis,” kata ketua Sedulur Ambulans Klaten, M Husni Thamrin kepada wartawan di lokasi, Sabtu (19/09) sore.

Husni menjelaskan kejadian bermula saat salah satu anggotanya ada yang hendak membawa pasien emergency ke Solo hendak mengisi BBM yang menipis. Namun SPBU beralasan Pertalite habis.

” Diberikan alasan oleh petugasnya Pertalite habis, kemudian lapor ke menajemen tapi respon kurang cepat kemudian ambulans jalan. Sementara menejemen akan memberikan prioritas ke yang lain, ” jelas Husni.

Dipicu hal itu, terang Husni, para kru ambulans datang untuk meminta informasi yang sebenarnya terjadi. Sekaligus memberikan saran ke pihak SPBU agar ambulans mendapatkan kelancaran .

“Maka kita minta informasi dan memberikan saran kepada SPBU dimana pun, terutama yang disini atau di tempat lain untuk ambulans diberikan kelancaran mengisi BBM, kita tidak ingin mendengar ada alasan untuk ambulans habis sementara untuk non ambulans dilayani” sambung Husni.

Menurut Husni ada 25 unit yang datang dari rencana 125 unit yang akan datang ke lokasi dan berkeliling. Sebab kejadian semacam itu bukan hanya di satu titik.

“Bukan hanya di satu titik. Dan disepakati oleh menejemen nanti untuk ambulans akan mendapatkan prioritas,” kata Husni.

Supervisor SPBU Troketon, Aisyah Nur Khasanah menjelaskan yang terjadi sebenarnya hanya kesalahpahaman karena driver ambulans terburu – buru. Sedangkan di SPBU terjadi trouble.

” Tangki pendam mobil dan motor itu beda tadi terjadi trouble. Tapi dari depan itu diberitahunya habis, tadi baru maintenance dan tadi saya mau menjelaskan tapi masnya terburu-buru, kami juga memohon maaf,” katanya.

Kapolsek Pedan AKP Nyoto menerangkan yang terjadi hanya mis komunikasi antara operator SPBU dan para kru ambulans. Masalah sudah diselesaikan dengan mediasi.

” Kami langsung ke lokasi, memediasi dan permasalahannya langsung selesai, tidak ada hal yang mengkhawatirkan,” katanya.

Aparat kepolisian dari Polsek Pedan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas yang sempat padat. Kasat Intelkam Polresta Klaten Kompol Danang Eko Purwanto juga di lokasi.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *