Surakarta, KabarTerkiniNews.co.id — Kota Solo kembali menarik investasi di sektor jasa profesional. Nuswantara Consulting menggandeng BP Consulting Group membentuk perusahaan hasil joint venture, PT Bisnis Perkasa Nusantara (BP Nuswantara), yang berkantor pusat di Kota Bengawan. Kehadiran perusahaan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola bisnis sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan dan institusi publik di Jawa Tengah hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Founder & Managing Partner Nuswantara Consulting sekaligus Direktur Utama BP Nuswantara, BRM Suryo Adhityo Nuswantoro, mengatakan Solo dipilih karena dinilai menjadi simpul pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat ekosistem bisnis di Jawa Tengah. Menurut dia, banyak perusahaan keluarga di wilayah ini telah berkembang selama bertahun-tahun, tetapi belum banyak memanfaatkan layanan konsultan manajemen independen.
“Kami melihat Jawa Tengah memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Melalui BP Nuswantara, kami ingin menghadirkan layanan konsultasi yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia usaha maupun sektor publik agar mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Suryo saat peluncuran BP Nuswantara di Solo, Senin (21/7/2026).
BP Nuswantara akan melayani berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perdagangan, jasa, ekonomi kreatif, hingga menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dan BUMD. Layanan yang diberikan tidak hanya sebatas penyusunan strategi, tetapi juga pendampingan hingga tahap implementasi.
Co-Founder & Managing Partner Nuswantara Consulting sekaligus Komisaris BP Nuswantara, Zaki Ibrahim, mengatakan perusahaan berkomitmen menjadi mitra jangka panjang bagi klien.
“Kami tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga mendampingi implementasi agar tujuan bisnis klien dapat tercapai secara terukur dan berkelanjutan,” katanya.
Direktur BP Nuswantara, Andrew Soehartono, menilai pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang melampaui rata-rata nasional menjadi peluang besar bagi dunia usaha. Berbekal pengalaman menangani lebih dari 500 klien dan 4.800 proyek di berbagai sektor, BP Consulting Group membawa pendekatan berbasis riset, teknologi, dan metodologi untuk membantu perusahaan lokal meningkatkan daya saing.
“Perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah memiliki potensi besar. Dengan strategi yang tepat dan keputusan berbasis data, mereka mampu berkembang hingga pasar nasional bahkan global,” ujar Andrew.
Founder & Managing Partner BP Consulting Group, Anthony Soehartono, menambahkan banyak perusahaan memiliki produk yang kuat, tetapi belum ditopang fondasi tata kelola yang memadai. Karena itu, BP Nuswantara hadir untuk membantu organisasi memperkuat aspek manajemen, tata kelola, keuangan, dan sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks.
Sejumlah mitra strategis di Jawa Tengah, seperti PT SHA Solo, Kadin Kota Surakarta, HIPMI Solo, serta sejumlah lembaga pendidikan dan yayasan, telah menjalin kolaborasi dengan BP Nuswantara. Kehadiran perusahaan ini diharapkan menjadi salah satu penggerak peningkatan daya saing dunia usaha di Jawa Tengah sekaligus memperkuat posisi Solo sebagai pusat layanan konsultasi bisnis di kawasan tersebut.
A Nur








