Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (24/10/2026) malam, di lahan kosong seluas kurang lebih dua hektare di kawasan UMKM Center, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan., sempat memicu kepanikan dan kekhawatiran warga.
Kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap lahan kosong, lantaran api dengan cepat menjalar di antara rumput serta semak belukar yang mengering.
Beruntung, respons cepat petugas pemadam kebakaran bersama personel TNI, Polri, PMI, dan masyarakat setempat berhasil mengendalikan situasi. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.40 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan, insiden tersebut menjadi peringatan serius tentang bahaya pembakaran sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi vegetasi yang kering dan mudah terbakar.
Laporan Masuk Pukul 18.15 WIB, Lima Menit Kemudian Petugas Tiba
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan, Tamrin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dari Lurah Kedungwuni sekitar pukul 18.15 WIB.
Tanpa membuang waktu, petugas langsung mengerahkan armada menuju lokasi kejadian. Hanya berselang sekitar lima menit setelah menerima laporan, tim damkar tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas.
Sebanyak dua unit armada Damkar Kabupaten Pekalongan diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Operasi pemadaman juga mendapat dukungan dari satu armada PMI, dua unit dari TNI, personel Polri, serta warga sekitar.
“Kami langsung mengerahkan dua unit armada dari damkar ke lokasi dengan bantuan PMI satu armada, TNI dua unit, Polri, serta warga sekitar untuk lokalisasi api,” ujar Tamrin saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Keterlibatan sejumlah unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebakaran yang melanda area bersemak tersebut.
Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Di balik kebakaran yang menghanguskan lahan seluas sekitar dua hektare itu, muncul dugaan bahwa api bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Kondisi lahan yang dipenuhi rumput dan semak kering, ditambah tiupan angin, diduga membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain area tersebut.
Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama kebakaran. Kepastian mengenai sumber api masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa api kecil yang dianggap tidak berbahaya dapat berubah menjadi kebakaran besar apabila dibiarkan tanpa pengawasan, terlebih ketika membakar material kering di area terbuka.
Polisi Pastikan Api Padam, Tidak Ada Korban Jiwa
Kasi Humas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, membenarkan adanya peristiwa kebakaran di kawasan UMKM Center Kedungwuni tersebut.
Ia memastikan bahwa personel gabungan berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 19.40 WIB. Penanganan cepat dilakukan agar kobaran api tidak merembet ke kawasan permukiman maupun bangunan UMKM Center di sekitarnya.
“Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan, fokus utama kami adalah penanganan di lapangan. Api sudah dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.40 WIB,” kata Suwarti.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material berupa kerusakan bangunan juga tidak dilaporkan karena area yang terbakar merupakan lahan kosong yang dipenuhi semak belukar.
Dengan demikian, fokus penanganan petugas adalah memastikan seluruh titik api berhasil dipadamkan dan mencegah kemungkinan munculnya kembali kobaran api di area yang telah terbakar.
Warga Berkerumun, Satlantas Turun Atur Arus Kendaraan
Selain melakukan penanganan kebakaran, kepolisian juga mengambil langkah untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Banyaknya warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan proses pemadaman berpotensi memicu kepadatan kendaraan.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan disiagakan guna mengatur arus kendaraan dan mengurai potensi kemacetan.Langkah ini dilakukan agar proses pemadaman berjalan lancar tanpa terganggu kepadatan di sekitar lokasi, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas.
Polisi Ingatkan Bahaya Membakar Sampah Sembarangan
Belajar dari kejadian tersebut, Polres Pekalongan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pembakaran sampah maupun pembersihan lahan menggunakan api sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, terlebih ketika kondisi rumput, semak, dan material di sekitar lahan mengering.Api yang semula kecil dapat dengan cepat menjalar akibat tiupan angin dan membakar area yang lebih luas.
Peristiwa kebakaran di kawasan UMKM Center Kedungwuni ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa kelalaian kecil dapat memicu dampak besar. Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga api berhasil dipadamkan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Karena itu, masyarakat diminta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan serta memastikan bara benar-benar padam.
“Jangan sembarangan membakar lahan atau sampah tanpa pengawasan karena di musim kering seperti ini api sangat cepat merembet dan memicu kebakaran yang lebih luas,” pungkas Iptu Suwarti.
Kermit





