Polri Evakuasi ODGJ Di Desa Gembong Kulon, Mendapatkan Perawatan Medis

Tegal, KabarTerkiniNews.co.id – Personel Polsek Talang bersama tim medis RSUD Suradadi dan Pemerintah Desa Gembong Kulon melaksanakan evakuasi terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Gembong Kulon RT 05 RW 02, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Kamis (30/7/2026) pukul 09.45 hingga 11.00 WIB.

Evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas laporan keluarga demi memberikan penanganan medis yang tepat sekaligus menjaga keselamatan pasien, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya

Pasien berinisial A, laki-laki berusia 29 tahun, diketahui telah mengalami gangguan jiwa selama kurang lebih enam tahun. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, pada waktu-waktu tertentu pasien menunjukkan perilaku agresif dan membawa benda tajam yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang di sekitarnya.

Melihat kondisi tersebut, keluarga meminta bantuan kepada perangkat desa yang kemudian berkoordinasi dengan Polsek Talang dan RSUD Suradadi untuk melakukan evakuasi.

Personel Polsek Talang yang terdiri dari AIPTU Budiono, AIPTU Sarwanto, AIPDA Musyofa, dan AIPDA Rudiarko bersama tim medis RSUD Suradadi melaksanakan evakuasi dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, serta mengutamakan keselamatan pasien. Berkat kerja sama yang baik antara keluarga, pemerintah desa, petugas kesehatan, dan kepolisian, proses evakuasi berlangsung lancar tanpa adanya perlawanan yang membahayakan. Selanjutnya pasien dibawa ke RSUD Suradadi untuk mendapatkan perawatan dan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Talang IPTU Wantoro, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu penanganan warga yang membutuhkan pertolongan bersama instansi terkait.

“Penanganan terhadap ODGJ harus mengedepankan sisi kemanusiaan, keselamatan, dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan. Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus membantu agar pasien memperoleh penanganan medis yang layak. Kami mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, maupun kepolisian apabila menemukan kondisi serupa sehingga dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar IPTU Wantoro, S.H., M.H.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergitas antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan dapat membantu proses pemulihan pasien melalui perawatan medis yang berkelanjutan.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *