Video : DaninIrawan / Bantul
BANTUL Kabarterkininews.co.id — Pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga bagaimana menciptakan kenyamanan dan kedekatan antara mahasiswa dengan lingkungan kampus. Hal inilah yang coba diwujudkan oleh dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sakir Ridho Wijaya.
Melalui kegiatan olahraga bersama, Sakir mengajak mahasiswanya membangun interaksi yang lebih santai namun tetap bermakna. Ia pun membentuk klub sepak bola “Government FC” sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat sekaligus mempererat hubungan dengan dosen dan civitas akademika.
Menurut Sakir, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi yang lebih cair. Di sela latihan maupun pertandingan, mahasiswa dapat berdiskusi berbagai isu hingga melakukan konsultasi akademik secara informal.
“Kami ingin menciptakan ruang yang lebih santai agar mahasiswa tidak sungkan berkomunikasi dengan dosen, termasuk dalam hal akademik,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa. Salah satunya, Akhmad Zakki Al Huda, yang mengaku terbantu dengan adanya wadah tersebut karena dapat menambah relasi sekaligus menciptakan suasana yang lebih rileks.
“Lewat kegiatan ini, kami jadi lebih dekat, tidak hanya dengan teman tapi juga dosen,” katanya.
Sebagai bagian dari aktivitas tersebut, Government FC menggelar pertandingan persahabatan melawan karyawan kampus yang terdiri dari driver, petugas keamanan, hingga tenaga administrasi. Laga berlangsung di Lapangan Mini Soccer Maleha Sportainment, Sewon, Bantul.
Pertandingan berjalan penuh semangat dengan menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa interaksi positif di luar ruang kelas mampu memperkuat hubungan antarwarga kampus sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat dan inklusif.
Reporter: Dhani Irawan | KabarterkiniNews







